Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jembatan Ngadiluwih Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2017

Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Gloria Natalia Dolorosa
Gloria Natalia Dolorosa - Bisnis.com 16 Mei 2017  |  07:10 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kedua kiri) bersama Sekertaris Kabinet Pramono Anung (kedua kanan) meninjau lokasi pembangunan Jembatan Ngadiluwih seusai seremoni pemasangan tiang pancang pertama, di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Senin (15/5). - Antara/Prasetia Fauzani
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kedua kiri) bersama Sekertaris Kabinet Pramono Anung (kedua kanan) meninjau lokasi pembangunan Jembatan Ngadiluwih seusai seremoni pemasangan tiang pancang pertama, di Desa Branggahan, Kediri, Jawa Timur, Senin (15/5). - Antara/Prasetia Fauzani

Bisnis.com, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet Pramono Anung didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Peletakan batu pertama di jembatan yang melintasi Sungai Berantas itu digelar pada Senin (15/5/2017). Jembatan Ngadiluwih dibangun dengan anggaran Rp32,77 miliar. Dana pembangunan berasal dari APBN.

Jembatan Ngadiluwih diyakini akan memberikan manfaat untuk peningkatan transportasi jaringan jalan dari Kota Kediri, Kecamatan Ngaduluwih dan perbatasan Kediri/Tulungagung menuju rencana jalan strategis nasional Selingkar Wilis.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Jembatan Ngadiluwih dibangun atas inisiatif Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
“Saya ini hanya tukangnya saja bersama teman-teman, tapi ini jujur ini adalah usul dan perintah dari Pak Seskab,” kata Basuki, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet, Senin (15/5/2017).

Menurutnya, pembangunan jembatan ini akan mendukung pengembangan wilayah Tunggal Rogo Mandiri.
“Jadi di sekitar Wilis ini, saya yakin tadi diberikan pengertian oleh Pak Seskab, bahwa pengembangan wilayah di bagian timur dan barat Brantas terjadi ketimpangan di lokalnya saja.

Dengan adanya jembatan ini diharapkan bisa meningkatkan kegiatan ekonomi di dua daerah,” tutur Basuki.
Jembatan Ngadiluwih ditargetkan rampung pada 31 Desember 2017.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kementerian PUPR
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top