Presiden Jokowi: Rawatlah Kodrat Bangsa

Presiden Joko Widodo meminta seluruh rakyat Indonesia agar berani melawan tindakan intoleransi yang berpotensi menganggu dan meresahkan keberagaman.
Rio Sandy Pradana | 18 April 2017 14:22 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi cucu KH Hasyim Asy'ari, KH Salahuddin Wahid (kelima kanan), Kepala Staf Presiden Teten Masduki (keempat kanan), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kiri) dan Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (kiri) menyampaikan keterangan kepada wartawan usai meresmikan Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari di Jakarta, Sabtu (15/4). - Antara/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo meminta seluruh rakyat Indonesia agar berani melawan tindakan intoleransi yang berpotensi menganggu dan meresahkan keberagaman.

Keberagaman dan kekayaan Indonesia harus tersu dipelihara untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah diperjuangkan para leluhur bangsa.

Kepala Negara mengatakan rakyat Tanah Air jangan sampai mudah terpengaruh isu dengan sentimen suku, agama, dan rasa (SARA). Pesan tersebut diungkapkan dalam acara Peringatan Konferensi Asia Afrika yang diselenggarakan pada 18 April 1955.

"Jangan takut melawan tindakan intoleransi. Kita harus memperkuat komitmen bersama untuk merawat kodrat bangsa, yakni Bhineka Tunggal Ika," kata Jokowi di Istana Negara, Selasa (18/4/2017).

Pihaknya menuturkan politik luar negeri Indonesia secara tegas juga menyuarakan keberagaman dunia. Seluruh pemimpin dunia diajak untuk ikut menghormati keberagaman.

"Saya berharap semangat Bhineka Tunggal Ika juga menjadi semangat negara di Asia Afrika," ujarnya.

Tag : jokowi
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top