BISNIS INDONESIA 15 Maret, Seksi Industri : Pembangunan Klaster Libatkan 3 Perusahaan

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Rabu, 15 Maret 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/
Priyo Susilo | 15 Maret 2017 03:00 WIB
Bisnis Indonesia 15 Maret 2017 - bisnis indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Rabu, 15 Maret 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Industri

Hal 25. INDUSTRI BAJA ; Pembangunan Klaster Libatkan 3 Perusahaan
Pembangunan klaster industri baja 10 juta ton di Cilegon akan melibatkan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Posco, dan Nippon Steel.

Hal 26. EKSPANSI RNI ; Dukung Kinerja, Ekspor Produk Teh Diperbesar
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) berniat memperbesar ekspor produk teh pada tahun ini seiring dengan besarnya permintaan dan harga di pasar global.

Hal 27. GEDUNG PERKANTORAN ; Okupansi Menukik ketika PMA Menanjak
Tren pertumbuhan permintaan perkantoran sepanjang tahun lalu tidak sejalan dengan pertumbuhan investasi asing yang tercermin dalam grafik penanaman modal asing.

Hal 28. BENGKEL PESAWAT DI BINTAN ; Sriwijaya Air Dekati Grup Salim
Kelompok maskapai besutan Chandra Lie, Sriwijaya Air Group, menjajaki peluang kerja sama dengan perusahaan yang berbasis di Singapura, Gallant Venture Ltd. guna membangun pusat perawatan pesawat di Bintan.

Hal 29. ANGKUTAN ONLINE ; Pemda Minta Ketegasan Kemenhub
Beberapa pemerintah daerah di Indonesia meminta Kementerian Perhubungan segera menerbitkan revisi peraturan mengenai angkutan umum sewa dengan aplikasi.

Hal 30. KONVERSI MINYAK KE GAS ; Bisnis SPBG Tak Menarik
Pelaku usaha tidak akan tertarik untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar gas atau menambah dispenser gas di stasiun pengisian bahan bakar umum karena margin yang diperoleh kecil, bahkan bisa mengalami kerugian.

Hal 31. PAJAK BELUM OPTIMAL ; Sri Mulyani Bidik Pengusaha Perikanan
Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengejar wajib pajak pengusaha perikanan mengingat penerimaan pajak dari mereka hanya Rp986,1 miliar atau 0,3% dari produk domestik bruto subsektor perikanan.

Hal 32. BISNIS FERRARI ; Jejak si Kuda Jingkrak
Jumlahnya tidak sampai 0,1% dari total kendaraan roda empat di seluruh dunia. Namun, kemasyhuran supercar berlogo kuda jingkrak ini jauh di atas itu.

 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
headlines bisnis indonesia

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top