Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KAPOLRI: Polri Antisipasi Penggiringan Massa ke DPR

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan, Polri melakukan antisipasi terhadap upaya dari sejumlah aktivis melakukan penggiringan massa Doa Bersama pada 2 Desember 2016 ke Gedung MPR/DPR/DPD RI dengan agenda politik lain.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2016  |  15:58 WIB
Pesera aksi berjalan kaki menuju Monas untuk mengikuti aksi 212 atau 2 Desember, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (2/12/2016). - Antara
Pesera aksi berjalan kaki menuju Monas untuk mengikuti aksi 212 atau 2 Desember, di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (2/12/2016). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Penggiringan massa untuk menduduki DPR menjadi hal yang diantisipasi Polri jelang aksi damai 2 Desember 2016.

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjelaskan, Polri melakukan antisipasi terhadap upaya dari sejumlah aktivis melakukan penggiringan massa Doa Bersama pada 2 Desember 2016 ke Gedung MPR/DPR/DPD RI dengan agenda politik lain.

"Polri dengan cepat melakukan antisipasi sehingga upaya pembelokan doa bersama tersebut menjadi gagal," kata Tito Karnavian pada rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (5/12/2016).

Rapat Kerja dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman, dihadiri jajaran pejabat Polri maupun anggota Komisi III.

Tito Karnavian mengatakan hal itu menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR RI perihal penangkapan terhadap sejumlah tokoh nasional dan aktivis.

"Dengan diantisipasi, doa bersama berlangsung damai dan tertib, tidak ada pengerahan massa untuk pembelokan agenda," katanya.

Tito menegaskan, Polri tidak ingin kegiatan doa bersama umat Islam disusupi agenda selain tuntutan memproses secara hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

DEMO 2 DESEMBER Makar

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top