Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Panglima Tepis Isu Percobaan Pembunuhan Presiden Saat Demo 212

Beredarnya isu yang berkembang di media sosial terkait penyusup yang dibayar untuk membunuh Presiden Joko Widodo saat berlangsungnya Aksi Super Damai 212, Jumat (2/12/2016) sangatlah tidak benar.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 05 Desember 2016  |  15:15 WIB
Panglima Tepis Isu Percobaan Pembunuhan Presiden Saat Demo 212
Presiden Joko Widodo (kiri) berdiskusi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (kanan) seusai memimpin Apel Danrem Dandim Terpusat 2016 di Secapa TNI AD, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/11). - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Beredarnya isu di media sosial terkait penyusup yang dibayar untuk membunuh Presiden Joko Widodo saat berlangsungnya Aksi Super Damai 212, Jumat (2/12/2016) dinilai sebagai berita hoax sehingga sangat tidak benar.

 Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan pada saat itu dia berada di belakang Presiden RI Joko Widodo. 

"Tidak ada anggota Pasukan Pengamanan Kepresidenan yang menangkap salah satu oknum, yang ditengerai merupakan salah satu pendukung Ahoker,” dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/12/2016).

Dia meminta seluruh masyarakat waspada dan selektif lagi dalam memilah berita ataupun informasi yang disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab melalui media massa, khususnya media sosial.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menambahkan Aksi Super Damai 212 yang berlangsung dengan tertib dan aman tersebut, jangan dinodai oleh isu-isu ataupun berita-berita tidak benar. “Jangan membenturkan kelompok yang satu dengan kelompok masyarakat lainnya,” tegasnya.

Menurut Kapuspen TNI, peristiwa Aksi Super Damai 212 beberapa waktu lalu sudah berjalan dengan aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

DEMO 2 DESEMBER
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top