DOA BERSAMA 212: Takbir, Tahlil, dan Tahmid Berkumandang di Gerbong KRL

Takbir, tahlil dan tahmid dikumandangkan secara serempak oleh seratusan penumpang yang memadati gerbong nomor 2 KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota, Jumat pagi, dalam perjalanan mereka menuju lokasi "Doa Bersama" di Lapangan Monas Jakarta.
Newswire | 02 Desember 2016 11:29 WIB
Ribuan umat Islam melakukan dzikir dan doa bersama saat Aksi Bela Islam III di kawasan silang Monas, Jakarta, Jumat (2/12/2016). - Antara/M Agung Rajasa

Kabar24.com, JAKARTA - Suasana doa bersama sudah terasa sebelum massa peserta doa bersama 212 sampai ke lokasi di Lapangan Monas, pada Jumat (2/12/2016) pagi.

Takbir, tahlil dan tahmid dikumandangkan secara serempak oleh seratusan penumpang yang memadati gerbong nomor 2 KRL jurusan Bogor-Jakarta Kota, Jumat pagi, dalam perjalanan mereka menuju lokasi "Doa Bersama" di Lapangan Monas Jakarta.

Menurut laporan wartawan Antara, yang berada di gerbong yang sama dengan seratusan penumpang yang umumnya berkemeja dan berkopiah putih maupun berjilbab, lantunan takbir dan takmid berkumandang setelah KRL Commuter Line berangkat dari Stasiun Bogor sekitar pukul 07.00 WIB itu menuju Stasiun Depok.

Lantunan "Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaaha Illallah" itu bermula dibacakan oleh beberapa orang namun kemudian diikuti oleh ratusan penumpang lain yang memadati gerbong kedua dari belakang yang berdampingan dengan gerbong khusus untuk penumpang perempuan di gerbong pertama.

Dzikir tak putus-putus dilantunkan para penumpang hingga KRL tiba di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat, sekitar pukul 08.45 WIB.

Di Stasiun Gondangdia, yang berdekatan dengan Masjid Cut Mutia, ratusan penumpang yang memadati gerbong-gerbong KRL eks-Jepang tersebut turun. Mereka kemudian bergegas turun dari peron menuju pintu keluar dan langsung berjalan kaki ke arah jalan depan gedung MNC Center menuju Jalan Kebon Sirih untuk bergerak menuju Lapangan Monas.

"Setahu saya, baru pertama kali saya menyaksikan takbir dan tahmid dikumandangkan para penumpang secara bersama-sama di dalam gerbong KRL ini," kata seorang penumpang.

Akibat banyaknya bus dan kendaraan pribadi yang parkir di bahu jalan serta menyemutnya warga yang bergerak dari Stasiun Gondangdia menuju Monas untuk mengikuti aksi damai terkait dengan kasus dugaan penistaan Al Quran oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu, arus kendaraan di sejumlah jalan menuju kawasan Monas menjadi tersendat.

Seperti pernah disampaikan Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ustadz Zaitun Rasmin, jumlah massa Aksi Bela Islam III yang berlangsung di Lapangan Monas itu diperkirakan diikuti sekitar tiga juta orang.

Mereka datang dari wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, serta berbagai daerah lain di Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
DEMO 2 DESEMBER, DOA BERSAMA 212

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top