Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejahatan Narkoba Kian Gawat, BNN Minta TNI Jadi Mitra Pemberantas

Badan Narkotika Nasional (BNN) meminta TNI menjadi mitra dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba yang mulai menggunakan cara tidak biasa.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 17 November 2016  |  16:29 WIB
Budi Waseso - Antara
Budi Waseso - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) meminta TNI menjadi mitra dalam pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba yang mulai menggunakan cara tidak biasa.

Budi Waseso, Kepala BNN, mengatakan peredaran narkoba adalah kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang gila, sehingga harus diberantas dengan cara-cara yang gila. Untuk itu, diperlukan peran TNI sebagai mitra yang dapat melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba.

“Semua pihak harus waspada, karena narkoba telah memakan korban dalam jumlah banyak. Tidak kurang dari 50 anak bangsa yang mati sia-sia karena narkoba,” katanya, Kamis (17/11/2016).

Budi menuturkan BNN dan TNI harus bersinergi memerangi narkoba, karena saat ini tidak ada satu pun institusi yang terbebas dari narkoba. Saat ini bahkan ada oknum aparat yang ikut terlibat dalam peredaran gelap narkoba, sehingga memunculkan ancaman yang sangat nyata.

Menurutnya, TNI dapat menjadi penyuluh untuk melakukan pencegahan, dan pemberi informasi dugaan adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba, sehingga dapat segera diproses oleh BNN, serta Polri.

“Setiap instansi harus melakukan aksi nyata, dan menghilangkan egosektoral, karena menyelesaikan persoalan narkoba harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

TNI sendiri menganggap kejahatan narkoba sebagai kejahatan luar biasa, dan harus ditangani bersama-sama. Institusi TNI pun mengecap anggotanya yang terlibat dalam kejahatan narkoba sebagai pengkhianat negara, dan akan langsung dipecat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni badan narkotika nasional
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top