Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR BANDUNG: BPBD Jabar Lansir Kerugian Capai Rp16,8 Miliar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar melansir kerugian akibat banjir di 5 titik Kota Bandung, Senin (24/10/2016) kemarin.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 25 Oktober 2016  |  10:16 WIB
Banjir melanda kawasan Pasteur Bandung, Jawa Barat. - Bisnis
Banjir melanda kawasan Pasteur Bandung, Jawa Barat. - Bisnis

Bisnis.com,BANDUNG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar melansir kerugian akibat banjir di lima titik Kota Bandung, Senin (24/10/2016) kemarin.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jabar Alif Nur Anhar mengatakan ada kerusakan dan kerugian yang cukup besar akibat banjir beberapa jam di Bandung kemarin.

"Total kerusakan dan kerugian sementara sampai pukul 21.00 WIB ini adalah Rp16.817.250.000," katanya, Selasa (25/10/2016).

Meski kemarin banjir akibat hujan pukul 12.00 sudah surut ketika pukul 15.00. Alif juga memastikan tidak ada rumah yang terendam banjir terlalu lama.

Banjir yang terjadi di Kota Bandung cukup menyebar di beberapa lokasi, di antaranya di Kelurahan Arjuna dan Pajajaran. "Total rumah terendam dari dua kelurahan adalah 513 unit dengan nilai kerusakan dan kerugian sementara Rp10.388.250.000," jelas Alif.

Di Kelurahan Cibadak, kerusakan dan kerugian sementara tercatat sekira Rp6.075.000.000. “Rumah yang sempat terendam mencapai 300 unit,” katanya.

Pihaknya juga mencatat ada satu unit sekolah dengan enam ruang kelas dan satu ruang guru mengalami kerusakan dan kerugian sekira Rp294.000.000.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir bpbd
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top