Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PUNGLI KEMENHUB: Polisi Selidiki Keterlibatan Atasan Tersangka

Pihak kepolisian saat ini menyelidiki kemungkinan keterlibatan pejabat di tingkat yang lebih tinggi di tubuh Kementerian Perhubungan terkait kasus pungutan liar.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 12 Oktober 2016  |  19:59 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan - Antara
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan - Antara

Kabar24.com, JAKARTA- Pihak kepolisian saat ini menyelidiki kemungkinan keterlibatan pejabat di tingkat yang lebih tinggi di tubuh Kementerian Perhubungan terkait kasus pungutan liar.

Kapolda Metro Jaya Iriawan menyebut  pihaknya mendapat informasi bahwa adanya tindakan pungutan liar di tubuh kementerian yang baru saja digeledah tersebut juga melibatkan bahkan mendapat instruksi dari pihak atas tersangka.

"Menurut dia [tersangka] adalah ke atas, tetapi kita harus buktikan, jangan hanya keterangan yang bersangkutan," sebut Iriawan ketika ditanya apakah tindakan ketiga tersangka dilakukan atas suruhan atasannya, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, jabatan tertinggi dari ketiga tersangka saat ini adalah keoala seksi (Kasi). Pihaknya akan menyelidiki kemungkinan keterlibatan oknum dengan jabatan lebih tinggi.

Saat ini, tiga dari enam orang yang dibawa ke Mapolda Metro usai penggeledahan di Kementerian Perhubungan pada Selasa (11/10/2016) lalu telah ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya merupakan pegawai negeri di lingkungan Kementerian Perhubungan yakni ES (ahli ukur), MS (Kasi Pendaftaran dan Kebangsaan Kapal), dan AR (petugas loket pelayanan).

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tersangka pejabat pungli kemenhub
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top