Kapolri Ingin Indonesia Punya Layanan “Emergency Call”

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menginginkan Indonesia memiliki layanan panggilan terintegrasi seperti layanan emergency call 911 di Amerika Serikat sebagai salah satu bentuk upaya pelayanan terhadap publik.
Dewi Aminatuz Zuhriyah | 19 Agustus 2016 16:33 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kiri) berjabat tangan dengan Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (tengah) dan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar (kanan) seusai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/8). - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol  Tito Karnavian menginginkan Indonesia memiliki layanan panggilan terintegrasi seperti layanan emergency call 911 di Amerika Serikat sebagai salah satu bentuk upaya pelayanan terhadap publik.

“Jadi, masyarakat ini biasanya dalam keadaan emergency ada tiga hal yang dibutuhkan. Pertama, ambulan kesehatan, pemadam kebakaran dan bantuan keamanan kepolisian. Nah, itu yang kita belum punya di Indonesia,” ujar Tito di Mabes Polri, Jumat (19/8/2016).

Khusus untuk kepolisian sendiri, lanjut Tito, hal itu penting agar bisa menempuh waktu tercepat mendatangi lokasi ketika dipanggil warga sekira tiga menit.

"Saya sedang merumuskan ini. Pernah kita mencapai waktu tercepat itu tiga menit. Nanti saya akan meminta  Asisten Operasional Polri untuk melakukan semacam lomba penilaian agar semua polda membangun sistem quick respon dan kita minta waktunya makin cepat makin baik," tukasnya.

 

Tag : kapolri, Tito Karnavian
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top