Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SANTOSO TEWAS: Cegah Regenerasi, Polri Terus Kejar Sisa Anggota Kelompok Santoso

Sempat beredar kabar bahwa jika Santoso terbukti tewas dalam baku tembak tersebut, pimpinan kelompok akan digantikan Basri yang merupakan rekan Santoso.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 20 Juli 2016  |  17:57 WIB
Sejumlah personel Brimob menaiki kendaraan untuk memburu kelompok Santoso di Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (24/3/2016). - Antara/Edy
Sejumlah personel Brimob menaiki kendaraan untuk memburu kelompok Santoso di Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (24/3/2016). - Antara/Edy

Kabar24.com, JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Boy Rafli Amar mengatakan tim satgas operasi Tinombala akan terus memburu sisa-sisa kelompok Santoso untuk mengantisipasi adanya regenerasi dalam kelompok tersebut.

Sempat beredar kabar bahwa jika Santoso terbukti tewas dalam baku tembak tersebut, pimpinan kelompok akan digantikan Basri yang merupakan rekan Santoso.

“Tentunya yang jelas operasi yang dilaksanakan itu sudah dirasakan efektivitas di mana yang terpenting bagaimana memanfaatkan ruang yang dibagi habis ke empat sektor oleh mereka, memikirkan langkah terbaik untuk menemukan jejak, sebagaimana penemuan jejak lima orang yang bertemu saat patroli kemarin,” ujar Boy di Mabes Polri.

Boy mengungkapkan untuk memutus mata rantai tersebut pihak Polri juga harus melibatkan masyarakat luas agar tidak terpengaruh dengan ajaran kelompok tersebut.

“Jadi itu harus dengan pelibatan tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat untuk mengimbau dan mengajak agar tidak mudah terpengaruh,” tuturnya.

Sementara itu, dalam proses pengejaran kelompok Santoso oleh tim satgas operasi Tinombala, Boy menyebutkan bahwa baik istri Santoso maupun istri Basri telah berhasil melarikan diri.

“Itu istrinya Santoso, satu istrinya Basri. Itu yang kami prediksi. Yang jelas dua wanita itu kabur bersama dengan satu orang yang kita duga Basri sambil membawa senjata api M16,” terangnya.

Lebih lanjut, Boy juga mengungkapkan pihaknya tidak hanya fokus pada kelompok Santoso.

“Ada target selanjutnya, yaitu kelompok Arif Hidayat yang kemarin di Bekasi. Nur Rohman, ya, itu masih ada beberapa hasil pengembangan yang masih terus kami pantau juga. Itu ada sejumlah nama, masih masuk dalam penyelidikan anggota kami sampai saat ini,” tambahnya.

Terkait baku tembak yang terjadi dua hari lalu, (Senin 18/7), Boy mengungkapkan ada dua luka tembak yang pada jenazah Santoso.

“Ada dua ya, di bagian punggung dan perut, yang menewaskan itu ada di bagian perut kalau tidak salah,” ujarnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

poso santoso Operasi Tinombala
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top