Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI DANA HIBAH SUMSEL: Kejagung, Alex Noerdin Tetap Saksi

Kejaksaan Agung menegaskan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin sampai sekarang masih sebagai saksi dalam dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial pada 2013.
Martin Sihombing
Martin Sihombing - Bisnis.com 30 Juni 2016  |  22:16 WIB
KORUPSI DANA HIBAH SUMSEL: Kejagung, Alex Noerdin Tetap Saksi
Alex Noerdin - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Kejaksaan Agung menegaskan Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin sampai sekarang masih sebagai saksi dalam dugaan korupsi dana hibah dan bantuan sosial pada 2013.

"Alex Noerdin masih sebagai saksi," kata Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arminsyah di Jakarta, Kamis (30/6/2016).

Ia juga menegaskan dalam kasus tersebut masih dua tersangka atau belum ada tersangka baru. Kendati demikian, ia menyatakan tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus itu sejauh ada alat bukti.

Dua tersangka itu Laonma Tobing, Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Selatan dan Ikhwanuddin, mantan Kepala Kesbangpol Provinsi Sumatera Selatan.

Penetapan tersangka itu setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, di antaranya anggota DPRD Provinsi Sumsel.

Penyidik menemukan adanya penyimpangan dalam perubahan anggaran untuk dana hibah dan bansos tersebut.

Semula APBD menetapkan untuk hibah dan bansos Rp1,4 triliun, namun berubah menjadi Rp2,1 triliun.

Selain itu, selama perencanaan hingga pelaporan pertanggungjawaban terdapat dugaan pemotongan, peruntukan fiktif, dan ketidaksesuaian peruntukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alex noerdin Kejaksaan Agung

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top