Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

DESAKAN BREXIT: Pound Sterling Jatuh ke Level Terendah Sejak 31 Tahun

Pasar Inggris melemah tajam pada Jumat (24/6/2016) sementara pound sterling terjun ke level terendah dalam 31 tahun terakhir dan bursa berjangka Inggris menurun drastis di pasar terbuka setelah rakyat Inggris memilih untuk hengkang dari Uni Eropa.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 24 Juni 2016  |  12:13 WIB
DESAKAN BREXIT: Pound Sterling Jatuh ke Level Terendah Sejak 31 Tahun
Pendukung Brexit bersorak di pesta Leave.EU setelah melihat hasil penghitungan sementara referendum Inggris. Reuters - Toby Melville
Bagikan

Bisnis.com, LONDON - Pasar Inggris melemah tajam pada Jumat (24/6/2016) sementara pound sterling terjun ke level terendah dalam 31 tahun terakhir dan bursa berjangka Inggris menurun drastis di pasar terbuka setelah rakyat Inggris memilih untuk hengkang dari Uni Eropa.

Sterling sempat meroket menuju US$1,50 yang menjadi nilai tertinggi sepanjang 2016 ketika hasil poling menunjukkan bahwa Inggris berpotensi besar untuk tetap menjadi bagian dari Uni Eropa.

Namun, sterling kemudian melemah hampir sekitar 17 sen dari angka tertingginya setelah hasil perhitungan dan stasiun TV menunjukkan bahwa opsi Brexit alias British Exit unggul dalam referendum pada Kamis (24/6/2016) seperti dikutip dari Reuters.

Pelemahan sebesar 10% ini menjadi sangat bersejarah dan dan menjadi yang terbesar sejak perkenalan sistem penukaran mata uang pada 1970.

Penurunan ini bahkan lebih besar dari fenomena Black Friday yang terjadi pada 1992 ketika miliuner George Soros mendorong sterling keluar dari mekanisme nilai tukar (Exchange rate mechanism).

“Kita kembali ke masa 1985. Terjadi penurunan 10% dalam enam jam dan ini sangat tidak biasa. Pilihan untuk keluar memicu krisis eksistensial bagi Eropa ” kata Nick Parsons, co-head strategi mata uang global NAB.

Sterling jatuh ke angka US$1,3305, level terendahnya sejak September 1985. Sterling juga melemah 6% terhadap euro dan 15% terhadap yen.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pound sterling referendum Brexit

Sumber : Reuters

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top