Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penderita Penyakit Jantung di Kediri Tak Perlu Lagi Berobat ke Surabaya

Penderita penyakit jantung di Kota Kediri dan sekitarnya tak perlu lagi berobat sampai Surabaya. n
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 15 Mei 2016  |  19:11 WIB
RSUD Gambiran Sediakan Instalasi Diagnostik dan Intervensi Kardiovaskuler - rsudgambiran.com
RSUD Gambiran Sediakan Instalasi Diagnostik dan Intervensi Kardiovaskuler - rsudgambiran.com

Bisnis.com, KEDIRI - Penderita penyakit jantung di Kota Kediri dan sekitarnya tak perlu lagi berobat sampai Surabaya. Kini, RSUD Gambiran di kota itu memiliki instalasi diagnostik dan intervensi kardiovaskuler.

Fasilitas itu akan mendiagnosis penyakit jantung dan pembuluh darah untuk selanjutnya dilakukan intervensi nonbedah secara invasif melalui pembuluh darah dengan menggunakan kateter dan menggunakan panduan flouroskopik.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat meresmikan instalasi tersebut, Sabtu (14/5/2016), mengatakan alat baru itu akan mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung di Kota Kediri.

“ Orang-orang yang memiliki penyakit jantung ini dapat ditangani langsung di Kota Kediri," katanya.

Dia juga berpesan agar RSUD Gambiran terus meningkatkan pelayanan dan memperbaiki manajemen sehingga masyarakat lebih nyaman ketika berobat.

Direktur RSUD Gambiran Fauzan Adima berujar catheterization laboratory (cath lab) di Gambiran adalah yang paling baru dan canggih di Jawa Timur. Alat itu, tutur dia, berfungsi mendiagnosis sekaligus menerapi pasien jantung dan penyumbatan pembuluh darah jantung (jantung koroner).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyakit jantung kota kediri rsud gambiran
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top