Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polda Metro Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Punya Rekening Gendut

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto akan menindak tegas anggotanya yang memiliki rekening gendut yang dicurigai dari hasil penyimpangan jabatan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 April 2016  |  08:23 WIB
Polda Metro Janji Tindak Tegas Anggotanya yang Punya Rekening Gendut
Ilustrasi - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto akan menindak tegas anggotanya yang memiliki rekening gendut yang dicurigai dari hasil penyimpangan jabatan.

"Kita memiliki beberapa pengawasan seperti pengawasan fungsional dan struktural secara melekat," kata Moechgiyarto di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

Dia berjanji mengoptimalkan pemberdayaan pengawasan terhadap para anggota yang selama ini telah berjalan.

Pemberdayaan itu, menurut mantan Kapolda Jawa Barat itu, ditempuh melalui fungsi Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidropam) dan Inspektorat Pengawas Daerah (Itwasda).

Para personel Bidpropam dan Itwasda Metro Jaya bertugas mengawasi dan mencegah penyelewengan kewenangan oleh anggota kepolisian.

Moechgiyarto menyatakan akan menelusuri dan menyelidiki polisi yang memiliki rekening mencurigakan.

"Pasti (akan ditindak) sesuai prosedur, saya sampaikan saat pengarahan," kata dia.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus Kepala Satuan Narkoba Polres KP3 Belawan Sumatera Utara AKP Ichwan Lubis yang diduga menerima uang miliaran rupiah dari bandar narkotika jaringan internasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rekening gendut polisi

Sumber : Antara

Editor : Andhina Wulandari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top