Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BOM BRUSSELS: Operasi Besar-besaran, Satu Lagi Ditangkap

Seorang terluka dan ditahan setelah operasi besar-besaran oleh polisi di Sektor Schaerbeek, Brussels bagian utara, demikian dilaporkan stasiun televisi Belgia RTBF mengutip wali kota Brussels Bernard Clerfayt.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Maret 2016  |  02:20 WIB
Petugas forensik di lokasi bom bunuh diri di Bandar Udara Zaventem Brussels, Belgia - Reuters
Petugas forensik di lokasi bom bunuh diri di Bandar Udara Zaventem Brussels, Belgia - Reuters

Kabar24.com, BRUSSELS - Seorang terluka dan ditahan setelah operasi besar-besaran oleh polisi di Sektor Schaerbeek, Brussels bagian utara, demikian dilaporkan stasiun televisi Belgia RTBF mengutip wali kota Brussels Bernard Clerfayt.

Clerfayt mengatakan orang yang terluka itu ada kaitannya dengan bom bunuh diri di Brussels pada Selasa lalu (22/3/2016) dan rencana serangan serupa di Paris yang digagalkan pekan ini.

Polisi bersenjata berat dan militer mengurung sebuah daerah di sekitar sebuah persimpangan besar dan tiga ledakan terdengar yang disebut Clerfayt sebagai ledakan terkendali.

Stasiun televisi RTL melaporkan sebuah kesaksian dari saksi yang menyatakan polisi mendekati seseorang di sebuah halte dan meminta orang itu melepaskan jaketnya.

"Jelas untuk memeriksa apakah orang itu memasang rompi peledak," kata saksi itu kepada RTL.

Saksi mengatakan tidak jelas benar apakah pria itu terluka, namun yang jelas orang itu dibaringkan di jalanan dan bicara kepada polisi.

RTBF melaporkan bahwa orang yang ditangkap itu tidak memedulikan perintah polisi dan didapati memiliki koper berisi bahan peledak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom brussels

Sumber : Antara/Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top