Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tindak Pengendara Ngebut, Polda Jaya Pasang Pendeteksi Kecepatan

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan memggunakan alat pengukur kecepatan untukmenindakpelanggar batas kecepatan.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 07 Maret 2016  |  12:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, JAKARTA --Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menggunakan alat pengukur kecepatan untukmenindakpelanggar batas kecepatan.

Langkah itu ditempuh, menyusul tingginya angka kecelakaan dari para pelanggar kecepatan di jalan raya.
 
"Selama ini masyarakat abai, sehingga hal itu menyebabkan banyak orang meninggal dunia akibat terlalu kencang memacu kendaraannya," ucap Kepala Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, Senin (7/3/2016).
 
Karena itu untuk memaksimalkan penindakan tersebut, pihaknya akan mengunakan Speed Gun (pengukur kecepatan).
 
Adapun pembatasan itu sesuai denganPeraturan Menteri Perhubungan No 111 th 2015 telah diatur bagi tata cara batas kecepatan. Di jalan tol kecepatan maksimal60 km/jam sd 80 km/ jam atau 60 km/jam sampai dengan100 km/jam.
 
Di jalan perkotaan maksimal50 km/jam, sedangkan di pemukiman mencapai30 km/jam.
 
Selain berpotensi mengakibatkan korban jiwa. Ngebut di jalan raya tersebut melanggar Pasal287 junto Pasal 106 ayat (4 ) huruf a , Undang-Undang No 22 th 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan.
 
Para pelanggarnya bisa dipidana paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500.000.
 
 
 
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lalu lintas polda metro jaya kecepatan mobil
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top