Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Revisi UU KPK: Gerindra Siap-Siap Tolak Sendirian

Wakil Ketua Komisi III fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa masih meragukan sikap Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera serta fraksi lainnya yang mengatakan akan menolak revisi Undang-Undang No.30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.
Dewi Aminatuz Zuhriyah
Dewi Aminatuz Zuhriyah - Bisnis.com 17 Februari 2016  |  14:22 WIB
Revisi UU KPK: Gerindra Siap-Siap Tolak Sendirian
Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa (kiri) saat menyampaikan pendapat disaksikan Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno (kanan) dan Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hajar dalam sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (8/10). Diskusi itu membahas pro dan kontra RUU Pengampunan Nasional untuk koruptor. - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa masih meragukan sikap Fraksi Partai Demokrat dan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera serta fraksi lainnya yang mengatakan akan menolak revisi Undang-Undang No.30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Desmond, fraksi partai politik yang menolak masih bisa berubah saat sidang paripurna yang akan digelar pada Kamis (18/2/2016) esok.

Dirinya khawatir dalam paripurna tersebut hanya fraksinya sendiri yang menolak revisi UU KPK seperti ketika F-Gerindra menolak pengesahan RAPBN 2016 pada tahun lalu.

‎"Resminya besok Kamis. Ya kan besok paripurna, apa yang kemarin mereka terima di Baleg, cuma Gerindra menolak. Apakah nanti di paripurna akan mereka tolak, jangan-jangan kita lagi sendirian kan," ujarnya, Rabu (17/2/2016).

Dia menambahkan, pengambilan keputusan terhadap revisi UU KPK bisa melalui mekanisme voting.

Namun dia berharap dalam paripurna nanti pengambilan keputusan revisi UU lembaga antirasuah dapat dilakukan secara musyawarah mufakat oleh 10 fraksi di DPR.

"Ya musyawarah akhirnya kalau tidak ketemu kita voting kan‎. Tidak mungkin ketemu kalau Gerindra menolak, kan musyawarah itu kan, pasti voting kan, ya sudah," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

revisi uu kpk
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top