Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siti Nurbaya: Kekecewaan Masyarakat ke Pembakar Hutan sudah ke Ubun-Ubun

Pemerintah tidak akan menggunakan terminologi “pemiskinan” untuk setiap langkah hukum kepada pelaku usaha yang terbukti membakar hutan dan lahan.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 17 November 2015  |  20:15 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. - Bisnis.com
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya. - Bisnis.com

Kabar24.com, JAKARTA – Pemerintah tidak akan menggunakan terminologi “pemiskinan” untuk setiap langkah hukum kepada pelaku usaha yang terbukti membakar hutan dan lahan.

“Pemiskinan itu bahasa media. Bagi pemerintah kan semua anak-anaknya. Tapi memang kekecewaan masyarakat terhadap kejahatan itu sudah ke ubun-ubun,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Pemerintah, kata politikus Partai Nasdem ini, tetap berkomitmen menegakkan hukum kepada perusahaan yang lalai menjaga lahan konsesi dari kebakaran. Penegakan hukum itu ditempuh lewat tiga jalur: perdata, pidana, dan administratif.

Menurut Siti, tiga jalur hukum tersebut akan merugikan ekonomi pelaku usaha dan menghasilkan efek jera. Dia mencontohkan pemerintah telah menggugat PT Bumi Mekar Hijau secara perdata dan menuntut ganti rugi sebesar Rp7 triliun.

“Kerugian kebakaran yang sebenarnya Rp2 triliun. Sisanya kan dari dampak kebakaran terhadap ekonomi, kesehatan, dan kehidupan sehari-hari,” tutur mantan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah ini.

Hingga hari ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan baru baru menjatuhkan sanksi administratif terhadap 14 entitas. Hukuman terakhir kali diumumkan pada 19 Oktober 2015. Sementara kepolisian juga telah menetapkan ratusan tersangka perorangan maupun korporasi.

Siti mengatakan KLHK telah mendatangi 64 entitas di Kalimantan dan Sumatra. Dia berjanji sanksi administratif terbaru akan segera diumumkan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran hutan bencana asap kementerian lingkungan hidup dan kehutanan siti nurbaya
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top