Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nongkrong di Restoran, Gayus Dipindah ke Gunung Sindur

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memastikan telah terjadi pelanggaran prosedur atas kasus Gayus Tambunan yang diketahui makan di restoran.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 22 September 2015  |  12:09 WIB
Gayus Tambunan - Antara
Gayus Tambunan - Antara

Kabar24.com, BANDUNG-- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memastikan telah terjadi pelanggaran prosedur atas kasus Gayus Tambunan yang diketahui makan di restoran.

Yasonna mengatakan, berdasarkan laporan dari Kalapas Sukamiskin dan Kanwil Kumhan Jabar telah terjadi pelanggaran prosedur.

"Dari data yang ada di kita memang bukan 9 Mei, tapi 9 september dia harus hadir dalam proses sidang perceraian dengan istrinya," katanya di Bappeda Jabar, Bandung, Selasa (22/9/2015).

Kepergian Gayus dari Bandung ke Jakarta saat itu dikawal oleh dua petugas lapas dan personel polisi. Menurutnya, proses Gayus keluar sudah benar.

"Tapi protap di jalan itu, kembalinya itu waktu makan tidak benar,  karena dibawa ke restoran. Itu ada restoran di luar sudah salahi prosedur," katanya.

Pihaknya juga sudah meminta keterangan dari pengawal. Yasonna memastikan mereka juga melanggar dan masuk pelanggaran register F.

"Sekarang dia [Gayus] sudah diisolasi, dan saya sudah minta Dirjen Pas kemarin untuk memindahkan ke Lapas Gunung Sindur [Bogor]. Tinggal prosedur saja," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gayus tambunan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top