Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Novo Nordisk dan Baxter Berebut Paten Obat Hemofilia

Baxter mengatakan pengobatan hemofilia bernama Novoeight yang dikembangkan Novo Nordisk melanggar beberapa paten. Hal ini kemudian mendorong investigasi dari Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (International Trade Commision/ITC). nn
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 21 Mei 2015  |  18:52 WIB
Ilustrasi - hemophilia.org
Ilustrasi - hemophilia.org

Kabar24.com, New Jersey-Novo Nordisk menolak klaim dari Baxter International yang menyatakan bahwa zat obat yang digunakannya dikembangkan oleh rival Amerika Serikat.

Hal itu terkait dengan kemungkinan pelanggaran paten yang diselidiki oleh Amerika Serikat.

Baxter mengatakan pengobatan hemofilia bernama Novoeight yang dikembangkan Novo Nordisk melanggar beberapa paten. Hal ini kemudian mendorong investigasi dari Komisi Perdagangan Internasional Amerika Serikat (International Trade Commision/ITC).  

Baxter telah meminta ITC untuk mengeluarkan perintah yang akan mengambil Novoeight keluar dari pasar. ITC mengatakan sedang menyelidiki kelompok obat Novoeight.

"Novo Nordisk sangat tidak setuju dan telah meminta pengadilan untuk campur tangan dalam menyelesaikan perselisihan tersebut," kata Novo Nordisk melalui email ke Reuters, seperti dikutip Kamis (21/5/2015).

Setelah tuduhan Baxter pada bulan Maret, Novo Nordisk mengajukan 'deklaratoir penilaian keluhan' di pengadilan New Jersey menuduh Baxter membuat tuduhan tak berdasar.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paten
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top