Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Eksekusi Mati TKI, Migrant Care: Jokowi Jangan Diam!

Pemerintah diminta jangan tinggal diam menanggapi eksekusi mati yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi secara beruntun terhadap dua orang buruh migran asal Indonesia.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 16 April 2015  |  20:57 WIB
TKI overstay yang dipulangkan - Ilustrasi
TKI overstay yang dipulangkan - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah diminta jangan tinggal diam menanggapi eksekusi mati yang dilakukan oleh pemerintah Arab Saudi secara beruntun terhadap dua orang buruh migran asal Indonesia.

Setelah Siti Zaenab yang dihukum mati pada Selasa (14/4/2015) lalu, hari ini Arab Saudi kembali menghukum pancung satu lagi TKI asal Brebes, Jawa Tengah, bernama Karni binti Medi Tarsim. Eksekusi dilakukan di Jeddah pada pukul 10.00 WIB dan tanpa pemberitahuan resmi kepada pemerintah RI maupun pihak keluarga.

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghentikan eksekusi mati terhadap buruh-buruh migran.

“Migrant Care mendesak Presiden Jokowi untuk turun tangan langsung memimpin diplomasi perlindungan buruh migran dan pembebasan buruh migran Indonesia yang terancam hukuman mati seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden Abdurrahman Wahid,” kata Anis dalam rilisnya, Kamis (16/4/2015).

Menurutnya, hal tersebut perlu segera dilakukan karena masih ada puluhan buruh migran Indonesia di Saudi Arabia dan negara-negara lainnya sudah ada yang divonis tetap dan menunggu eksekusi.

“Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Presiden Jokowi bertanggung jawab penuh atas keselamatan warganya dan kehormatan negaranya,” tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi tki arab Eksekusi Mati migrant care
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top