Mafia Perdagangan Orang Diyakini Kian Marak di Bandara

Asosiasi Pengusaha jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) meyakini mafia tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat ini kian marak di sejumlah bandara internasional di Tanah Air.n
Tegar Arief
Tegar Arief - Bisnis.com 06 April 2015  |  15:52 WIB
Mafia Perdagangan Orang Diyakini Kian Marak di Bandara
Kesibukan di bandara

Bisnis.com, JAKARTA -- Asosiasi Pengusaha jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) meyakini mafia tindak pidana perdagangan orang (TPPO) saat ini kian marak di sejumlah bandara internasional di Tanah Air.

Maraknya mafia TPPO ini disebabkan karena pemerintah berencana menghentikan pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor informal, sementara di sisi lain minat masyarakat untuk menjadi TKI tetap tinggi.

"Mafia TPPO makin marak di seluruh bandara internasional karena pemerintah tidak ada solusi dalam mengambil langkah memoratorium," kata Ketua Umum Apjati Ayub Basalamah kepada Bisnis.com, Senin (6/4/2015).

Dia menambahkan, sebelum melakukan penghentian pengiriman TKI informal pemerintah harus menyiapkan lapangan kerja di dalam negeri sesuai dengan kemampuan masyarakat, serta menjaga semua jalur pernerbangan airpot internasional.

Pemerintah, sambungnya, juga harus segera menyiapkan segala fasilitas prasarana untuk TKI formal. "Setelah tigal hal itu dilakukan dengan baik maka boleh dilakukan moratorium," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perlindungan tki, human trafficking

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top