Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Denny Indrayana dan Jumat Berkah di Bareskrim

Bila di Komisi Pemberantasan Korupsi ada Jumat keramat, maka di Badan Reserse Kriminal Polri ada Jumat Berkah.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 05 April 2015  |  14:28 WIB
Mantan Wamenkum HAM Denny Indrayana (tengah) menjawab pertanyaan wartawan setibanya di Bareskirim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/4). Denny diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi Payment Gateway Kemenkum HAM tahun 2014. - Antara
Mantan Wamenkum HAM Denny Indrayana (tengah) menjawab pertanyaan wartawan setibanya di Bareskirim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (2/4). Denny diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi Payment Gateway Kemenkum HAM tahun 2014. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Bila di Komisi Pemberantasan Korupsi ada Jumat keramat, maka di Badan Reserse Kriminal Polri ada Jumat Berkah.

Setidaknya itulah yang sering dilontarkan Denny Indrayana saat hendak diperiksa oleh penyidik sebagai tersangka kasus korupsi Payment Gateway.

Seperti diketahui pada panggilan pertama sejak ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan Denny pada Jumat (27/3/2015). Tahu dipanggil penyidik, Denny pun segera memenuhi undangan demikian.

Kala itu ketika akan memasuki gedung Bareskrim, Denny yakin program Payment Gateway merupakan upaya perbaikan menghindari calo dan pungli. Karenanya Denny berharap pemeriksaan di hari Jumat membuat kebaikan berpihak kepadanya.

"Saya berdoa semoga hari ini hari baik, Jumat penuh berkah," katanya di teras Bareskrim Polri.

Kemudian, di panggilan kedua penyidik kembali memanggil Denny. Namun, kali ini di hari Kamis (2/4/2015). Bila sebelumnya berharap pada hari Jumat, maka pada panggilan saat itu Denny berharap kebaikan malam Jumat.

"Nanti kita lihat bagaimana perkembangannya, mudah-mudahan ini Kamis malam Jumat semoga hari yang baik," katanya di teras gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Usai mejalani pemeriksaan Denny mengungkapkan hal serupa, berharap doanya di malam Jumat dapat memberikan titik terang mengenai program Payment Gateway yang digagasnya sewaktu menjabat Wamenkumham.

“Kami berdoa hari ini merupakan hari baik, malam jumat, dan juga di malam yang baik ini penjelasan saya bisa mempertegas ikhtiar kami melakukan inovasi pelayanan publik,” kata Denny setelah diperiksa hampir delapan jam di Bareskrim.

Bukan rahasia bahwa tersangka kasus korupsi yang dipanggil penyidik pada hari Jumat oleh KPK, maka yang bersangkutan akan harap-harap cemas tidak dapat pulang ke rumah. Ambil contoh politikus Demokrat Angelina Sondakh, Ketua DPRD Jawa Tengah Murdoko, Nunun Nurbaetie dan sederet nama lain yang pernah merasakan keramatnya Jumat di KPK.

Belakangan, Jumat keramat berlaku pula di Bareskrim saat penyidik badan kepolisian pimpinan Komjen Budi Waseso itu menangkap wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Wijdojanto sebagai tersangka kasus kesaksian palsu di bawah sumpah.

Bagaimana dengan panggilan berikutnya, akankah kembali hari Jumat. Apabila Jumat, berkah atau keramatkah untuk Denny?

Barangkali penyidik KPK atau Bareskrim memiliki pertimbangan sendiri kenapa memilih hari Jumat untuk menahan atau menangkap seseorang.

Entah lah, yang pasti Jumat keramat sudah begitu dikenal publik, maka siapa pun pantas was-was jika ada yang dipanggil pada hari itu.

Adapun Denny sudah dua kali dipanggil penyidik Bareskrim dan masih dapat pulang ke rumah.

Kendati demikian, masih ada pemanggilan berikutnya untuk Denny lantaran kasusnya tengah diproses oleh penyidik.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denny indrayana bareskrim jumat berkah
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top