Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PEMBERANTASAN KORUPSI: Kekecewaan Rakyat terhadap Jokowi Mengalir dari Bali

Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi mengirimkan petisi ke Istana Negara sebagai bentuk keprihatinan dan kekecewaan tehadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
Feri Kristianto
Feri Kristianto - Bisnis.com 03 Februari 2015  |  12:47 WIB
Seorang aktivis Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi (Ambak), mengumpulkan tanda tangan warga yang mendukung KPK dan menagih janji Presiden Jokowi  tegas memberantas korupsi. - Bisnis.com/Feri Kristianto
Seorang aktivis Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi (Ambak), mengumpulkan tanda tangan warga yang mendukung KPK dan menagih janji Presiden Jokowi tegas memberantas korupsi. - Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR - Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi mengirimkan ‎petisi ke Istana Negara sebagai bentuk keprihatinan dan kekecewaan tehadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Petisi yang dikirimkan berisi tanda tangan warga yang mendukung KPK dan pernyataan sikap untuk menagih janji Jokowi memberantas korupsi, menuntut pengunduran diri Calon Kapolri Budi Gunawan dan menghentikan kriminalisasi KPK.

‎Made Sugianta, salah satu perwakilan Aliansi Masyarakat Bali Anti Korupsi (Ambak), mengatakan petisi tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan partisipasi piblik.

"Kami juga ingin mengkonter salah satu menteri Jokowi yang menyatakan tentang pendukung KPK warga tidak jelas, bahwa dukungan ini ada dan jelas," jelasnya, Selasa (3/2/2015).

Lebih lanjut dijelaskan petisi tersebut berisi sekitar 1.000 tanda tangan yang dikumpulkan hanya dalam tempo tiga jam pada 1 Februari 2015 di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali.

Melalui petisi itu, Ambak meminta Jokowi menunjukkan ketegasan sikap dan membuktikan diri sebagai presiden Indonesia, bukan presiden partai dalam hal penetapan calon Kapolri. Menurutnya, rakyat Indonesia mengharapkan institusi Polri dipimpin oleh orang-orang bersih dan bukan tersangka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pemberantasan korupsi
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top