Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

TRAGEDI MAS MH17: 20 Jenazah Dipulangkan, Malaysia Tetapkan Hari Berkabung Nasional

Malaysia tetapkan hari berkabung nasional, Jumat (22/8/2014), menyambut kedatangan jenazah 20 warga negaranya yang menjadi korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17.
 Puing Pesawat Malaysia MH-17
Puing Pesawat Malaysia MH-17

Bisnis.com, KUALA LUMPUR - Malaysia tetapkan hari berkabung nasional, Jumat (22/8/2014), menyambut kedatangan jenazah 20 warga negaranya yang menjadi korban jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17.

Raja Malaysia King Abdul Halim Mu'adzam Shah dan Perdana Menteri Najib Razak akan menghadiri upacara duka itu di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur.

Upacara itu akan diikuti dengan pengheningan cipta selama satu menit di seluruh negeri bagi para korban.

Kedua puluh jenazah itu merupakan gelombang pertama korban kecelakaan MH17 dari total 43 korban dari Malaysia.

Rakyat Malaysia diminta untuk mengenakan pakaian berwarna hitam, bendera nasional akan diturunkan setengah tiang dan kegiatan bisnis, badan-badan pemerintahan serta semua warga --di negara dengan mayoritas berpenduduk warga Muslim itu-- diminta berhenti sejenak guna memberikan penghormatan kepada para korban.

"Kami telah menjalankan apapun yang bisa kami lakukan untuk berupaya melibatkan masyarakat dalam memberikan penghormatan terakhir mereka, terutama ketika berlangsungnya pengheningan cipta selama satu menit," kata Menteri Pertahanan Hishammudin Hussein, seperti dikutip Antara, Jumat (22/8/2014).

Pesawat Malaysia Airlines ditembak jatuh di atas wilayah Ukraina timur yang dikuasai pemerontak pada 17 Juli ketika sedang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur.

Negara-negara Barat menyalahkan para pemberontak pro-Rusia atas tragedi itu, sementara Moskow menuduh Ukraina sebagai pihak yang harus disalahkan.

Keseluruhan 298 orang yang berada dalam pesawat tersebut tewas, termasuk 198 warga negara Belanda.

Malaysia menjadi negara kedua dengan warga negara terbanyak yang menjadi korban dalam kejadian itu, yaitu total 43 orang tewas, termasuk 15 anggota awak Malaysia Airlines.

Tragedi itu menambah kedukaan Malaysia setelah menghilangnya pesawat dengan penerbangan MH370 hanya empat bulan sebelumnya. Hingga kini, kini kasus tersebut masih belum dapat dijelaskan.

Gelombang pertama jenazah-jenazah warga Malaysia dijadwalkan tiba pada pukul 10.00 waktu setempat, diangkut dengan pesawat khusus Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam, kota tempat jenazah para korban diperiksa dan diidentifikasi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Editor : Nurbaiti
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper