Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

MH17 JATUH DITEMBAK: Investigator FBI Turun ke Lokasi Kejadian

Presiden Amerika Serikat Barrack Obama mengatakan Federal Bureau of Investigation (FBI) sedang dalam perjalanan menuju Ukraina untuk melakukan investigasi atas tragedi jatuhnya maskapai Malaysian Airlines penerbangan MH17.
Dara Aziliya
Dara Aziliya - Bisnis.com 19 Juli 2014  |  00:16 WIB
MH17 JATUH DITEMBAK: Investigator FBI Turun ke Lokasi Kejadian
Puing Pesawat Malaysia MH/17
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Biro Penyelidik Amerika Serikat (Federal Bureau of  Investigation/FBI) bergerak cepat dengan menurunkan sebuah tim ke Ukraina untuk menginvestigasi penyebab jatuhnya pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines (MH17).

"Dibutuhkan investigasi untuk menemukan apa yang terjadi sebenarnya, banyak informasi yang belum kita ketahui. Tindakan investigasi akan menjawab segala spekulasi kita mengenai tragedi ini," kata Obama di depan para wartawan Gedung Putih, Jumat (18/7).

Obama mendesak Pemerintah Rusia untuk segera memutuskan aksi apa yang harus diambil untuk memastikan perdamaian di perbatasan Ukraina.

Obama menilai Presiden Rusia Vladimir Putin membutuhkan solusi diplomatis atas masalah ini.Ia meminta Putin untuk berhenti memberi dukungan pada separatis.

"Separatis telah dilatih menggunakan senjata oleh Rusia".

Sebelumnya Bloomberg memberitakan Rusia telah membekali separatis dengan persenjataan.

"Tragedi ini juga menunjukkan ketegangan di perbatasan Ukraina masih terjadi," kata Obama.

Obama menolak untuk memberikan pernyataan atas sanksi Ukraina karena belum mengetahui apa yang terjadi sebenarnya.

"Yang jelas, pesawat tersebut memang ditembak oleh separatis".

Menanggapi pemeriksaan, ia memastikan AS bersama komunitas internasional siap menyediakan segala fasilitas yang dibutuhkan.

Peristiwa ini juga dinilai akan berimplikasi buruk pada perekonomian Rusia. Saat ini, Rusia tengah menjalani beberapa sanksi ekonomi AS-Uni Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysian airlines

Sumber : Bloomberg TV

Editor : Yusran Yunus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top