Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahli Tanah ITB: Kerusakan Lahan Gambut Rawa Tripa Sangat Parah

Basuki Wasis, ahli kerusakan tanah dari Institut Pertanian Bogor menjadi saksi ahli dipersidangan perkara antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Surya Panen Subur yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 19 Mei 2014  |  19:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Basuki Wasis, ahli kerusakan tanah dari Institut Pertanian Bogor menjadi saksi ahli dipersidangan perkara antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Surya Panen Subur yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2014).

Dalam persidangan ini Basuki menerangkan mengenai dampak dari kerusakan lahan gambut yang terbakar. Dia diajukan oleh pihak KLH sebagai saksi ahli.

Menurut Basuki, lahan gambut merupakan lahan yang susah untuk diperbaharukan meskipun tidak terkena kebakaran. Seharusnya berdasarkan peraturan, gambut yang kedalamannya lebih dari 3 meter merupakan kawasan yang harus dilindungi. Namun sekarang sudah ada izin untuk mengelolanya.

Basuki yang  sempat datang ke lokasi kebakaran dan mengambil sample di 12 titik lokasi tersebut mengakui bahwa tingkat kerusakan tanah di daerah tersebut sudah sangat parah, sehingga untuk memulihkannya diperlukan pengomposan.

Pada persidangan sebelumnya dihadirkan saksi ahli kebakaran hutan yang diajukan oleh pihak KLH. Kementerian itu menuding SPS telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan sengaja membiarkan kebakaran lahan gambut di Rawa Tripa, sehingga menyebabkan kerusakan lingkungan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sidang
Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top