Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: Putin Ternyata Incar Pabrik Senjata

Pada saat Presiden Rusia Vladimir Putin menempatkan pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraine, matanya sebenarnya tengah mengincar lebih dari sekadar bekas negara Uni Soviet tersebut.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 07 Mei 2014  |  11:33 WIB
KRISIS UKRAINA: Putin Ternyata Incar Pabrik Senjata
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pada saat Presiden Rusia Vladimir Putin menempatkan pasukannya di sepanjang perbatasan Ukraine, matanya sebenarnya tidak hanya sekadar mengincar bekas negara Uni Soviet tersebut.

Pasalnya, sebagian wilayah Ukraina yang dikuasai kelompok separatis dan berkonflik dengan para loyalis Ukraina merupakan aset sangat berharga bagi industri pertahanan Rusia. Ternyata, lebih dari 50 pabrik di wilayah itu merupakan penyuplai bahan senjata bagi Rusia berdasarkan kesepakatan 10 tahun lalu.

“Mengambil alih wilayah timur dan selatan Ukraina akan sangat menguntungkan bagi Rusia dari sudut pandang militer dan ekonomi,” ujar Mikhail Barabanov, pemimpin redaksi majalah Moscow Defense Brief sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (7/5/2014). Dia menambahkan bahwa Rusia akan menguasai setiap perusahaan pertahanan yang strategis di ukraina.

Pemerintah Rusia dan Presiden Ukraina Viktor Yanukovych yang tersingkir Desember lalu, ternyata telah menandatangani kesepakatan senilai US$15 miliar. Kesepakatan itu meliputi kesepakatan dagang untuk keperluan industri pertahanan kedua negara.

Putin sejak itu mengingatkan bahwa gangguan atas suplai akan mengganggu kapabilitas militer negaranya. Pekan lalu dia mengatakan gangguan keamanan di wilayah tersebut bisa melumpuhkan kemampuan militernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin kerusuhan ukraina

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top