Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kinerja Sektor Jasa Belum Mampu Bangkitkan Ekonomi China

Indeks industri jasa China tercatat meningkat, kontras dengan performa manufaktur yang tumbuh mengecewakan pada April tahun ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 03 Mei 2014  |  21:55 WIB

Bisnis.com, BEIJING - Indeks industri jasa China tercatat meningkat, kontras dengan performa manufaktur yang tumbuh mengecewakan pada April tahun ini.

Biro Statistik Nasional dan Federasi Logistik dan Purchasing China pada Sabtu (3/5/2014) menyatakan indeks non-manufaktur naik menjadi 54,8 pada April 2014 dari 54,5 bulan sebelumnya.

Angka di atas 50 memperlihatkan ekspansi.Laju pertumbuhan yang moderat terhadap industri jasa di China cukup memberikan sinyal positif bagi investor mengenai prospek sektor tersebut.

Namun, kenaikan kinerja sektor manufaktur dan jasa belum cukup untuk mengerek naik perlambatan China sehingga indikasi lesunya ekonomi China diperkirakan berlanjut pada kuartal II/2014.

Kepercayaan bisnis di sektor bisnis juga masih tidak berubah, tetap pada posisi 61,5. Sejumlah ekonom bahkan menyebutkan produk domestik bruto (PDB) China hanya tumbuh 7,3% tahun ini, meleset dari target pemerintah yaitu 7,5%.

Tidak hanya itu, penegasan terhadap perlambatan China dibuktikan oleh laporan pemerintah yang menyatakan 30 dari 31 provinsi gagal mencapai target pertumbuhan pada kuartal I/2014. Pasalnya, China tengah dibelit beragam permasalahan antara lain polusi dan peningkatan utang pemerintah lokal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri china

Sumber : Reuters/Bloomberg

Editor :
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top