Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: AS Mengancam, Rusia Tak Takut Sanksi Ekonomi

Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengancam Rusia bahwa "waktu sangat terbatas" untuk mengambil tindakan untuk meredakan krisis di Ukraina.Namun demikian, Moskow menolak untuk bertindak cepat dan menyatakan tidak takut dan mampu menghadapi sanksi ekonomi yang diberlakukan AS dan Eropa
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 April 2014  |  11:48 WIB
Demo warga Krimea - Reuters
Demo warga Krimea - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA— Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengancam Rusia bahwa "waktu sangat terbatas" untuk mengambil tindakan untuk meredakan krisis di Ukraina.

Namun demikian, Moskow menolak untuk bertindak cepat dan menyatakan tidak takut dan mampu menghadapi sanksi ekonomi yang diberlakukan AS dan Eropa.

Berbicara di Kiev, Ukraina, Biden meminta Rusia menarik mundur pasukannya di perbatasan Ukraina dan ikut membujuk kelompok separatis bersenjata untuk menghentikan tindakan mereka.

"Kami telah banyak mendengar dari pejabat Rusia dalam beberapa hari terakhir. Namun sekarang sudah waktunya bagi Rusia untuk berhenti bicara dan segera bertindak,” ujarnya pada satu acara konferensi pers.

Dia menyatakan AS tidak akan membiarkan proses perdamaian berjalan tanpa ujung karena waktu sangat terbatas.

AS berkali-kali mengingatkan Rusia akan biaya yang mahal jika gagal melaksanakan kesepakatan Jenewa. Namun demikian, Duta Besar Rusia untuk PBB Vitaly Churkin menyatakan tidak bisa mengambil langkah cepat untuk meredakan ketegangan tersebut.

"Tidak ada negara yang boleh mengancam negara tetangga dengan mengerahkan pasukan ke perbatasan negara . Kami mengimbau Rusia menarik mundur pasukannya,” ujar Biden sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (23/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia kerusuhan ukraina

Sumber : Bloomberg

Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top