Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SBY Bilang Politik Uang Masih Terjadi di Pileg 2014

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui politik uang masih terjadi di Indonesia di tengah pemilu yang berlangsung semakin lancar dan tertib.
Sepudin Zuhri
Sepudin Zuhri - Bisnis.com 17 April 2014  |  18:11 WIB
Susilo Bambang Yudhoyono - Bisnis.com
Susilo Bambang Yudhoyono - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui politik uang masih terjadi di Indonesia di tengah pemilu yang berlangsung semakin lancar dan tertib.

Namun, presiden yakin budaya politik uang akan semakin terkikis melalui perbaikan sistem pemilu dan pendidikan budaya politik yang berkesinambungan.

“Beberapa kalangan menyampaikan masih terjadi politik uang. Saya tidak bisa katakan itu membahayakan, besar atau kecil, tapi mari dengarkan masyarakat.” kata SBY dalam pembukaan Sidang Kabinet Paripurna, Kamis (17/4/2014).

Kepala Negara mengatakan politik uang tidak bisa dibiarkan karena penyimpangan itu mengancam kemurnian suara yang diberikan rakyat dalam pemilu.

“Suara rakyat bisa tidak tercermin apa adanya, tapi tidak berarti para parpol, caleg, dan capres memiliki uang banyak melakukan politik uang. Rakyat juga belum tentu mereka mau menerima uang itu,” kata Presiden.

SBY mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus mengawal perkembangan positif proses pemilu di Indonesia dan terus mencoba memperbaiki sistem politik yang berlaku.

“Saudra pasti setuju, rakyat kita semakin matang dalam berpolitik. Di panggung kampanye cukup tertib, tidak ada permusuhan dan benturan. Ini modal yang luar biasa,” kata presiden.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pidato sby pileg 2014
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top