Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Akhiri Gugatan Investor, Smith & Nephew Setuju Bayar US$12 juta

Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang manufaktur peralatan medis, Smith & Nephew Plc, setuju untuk membayar US$12 juta demi menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh pemegang saham ArthoCare Corp.
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 13 April 2014  |  10:37 WIB
Akhiri Gugatan Investor, Smith & Nephew Setuju Bayar US$12 juta
Ilustrasi pemutusan perkara di pengadilan - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com,  LONDON--Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang manufaktur peralatan medis, Smith & Nephew Plc, setuju untuk membayar US$12 juta demi menyelesaikan gugatan yang diajukan oleh pemegang saham ArthoCare Corp.

Beberapa pemegang saham ArthoCare Corp meminta harga yang lebih tinggi dari harga yang sebelumnya diajukan oleh Smith & Nephew Plc yakni US$1,7 miliar untuk mengambil alih perusahaan pembuatan peralatan medis tersebut.

Pada Senin (3/2/2014) lalu  Bloomberg melaporkan bahwa Smith & Nephew akan membayar US$48,25 per saham secara tunai kepada ArthoCare. Hal ini bertujuan menambah jumlah produk untuk operasi minimal invasif yang biasa digunakan dalam kedokteran olahraga.

Beberapa investor ArthroCare dituduhkan dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Chancery Delaware di Wilmington, gugatan tersebut menunjukkan bahwa tawaran itu terlalu rendah.

Pasalhnya, saham ArthroCare naik di atas harga pengambilalihan yang diajukan Smith&Nephew, hal ini menunjukkan beberapa investor mungkin akan berspekulasi mengenai tawaran yang lebih tinggi.

Smith&Nephew menyelesaikan tuntutan tersebut untuk menghindari “ketidaknyamanan, biaya, risiko, dan gangguan litigasi lebih lanjut,” sesuai dengan dokumen pengadilan yang diajukan pada Jumat (11/4/2014).

Pejabat perusahaan membantah semua tuduhan mengenai kecurangan dan liabilitas.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sengketa bisnis
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top