Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi, 2 Satwa Kebun Binatang Surabaya Ditemukan Mati

Kini, giliran kera Baboon betina dan Nilgai, sejenis Antelop, yang mati pada dua hari berturut-turut.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 21 Februari 2014  |  17:07 WIB
Ilustrasi-Tangan seekor Baboon di Kebun Binatang India - Reuters/B Mathur
Ilustrasi-Tangan seekor Baboon di Kebun Binatang India - Reuters/B Mathur

Bisnis.com, SURABAYA - Kematian satwa kembali terjadi di Kebun Binatang Surabaya, KBS.

Kini, giliran kera Baboon, Papio anubus, betina dan Nilgai yang mati karena sakit yang dideritanya. Keduanya ditemukan tak bernyawa lagi pada dua hari berturut-turut.

Humas KBS Agus Supangat mengatakan kedua satwa tersebut memiliki usia yang sudah tua.

Baboon yang berusia 23 tahun mati pada Kamis (20/2/014) dini hari, sedangkan Nilgai jantan, Boselaphus tragocamelus, atau hewan sejenis antelop berusia 20 tahun ditemukan mati pada Jumat (21/2) pagi.

"Hasil otopsi Baboon diketahui ada dua organnya yakni limpa dan hati mengalami kerusakan. Namun, sebelumnya memang kedua satwa ini mengalami sakit dan sempat dirawat dan diawasi di ruang karantina," kata Agus saat dihubungi Bisnis, Jumat (21/2).

Sang Baboon malang ini sempat dirawat selama sekitar 5 bulan, sedangkan Nilgai dirawat intensif sekitar dua hari.

Kini, KBS pun sudah tidak lagi memiliki koleksi bangsa kera itu. Sementara, KBS masih memiliki 2 ekor Nilgai.

"Baboon yang mati adalah satu-satunya koleksi KBS," imbuh Agus.

Agus menambahkan dari hasil otopsi, Nilgai mati karena ada gangguan persendian kedua kaki depan dan fungsi paru-paru yang telah rusak.

"Semua organ terkait dikirim ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga," imbuhnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kbs
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top