Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boediono Keukeuh Tolak Panggilan Timwas Century

Wakil Presiden Boediono tetap pada pendiriannya untuk tidak menghadiri panggilan Tim Pengawas Kasus (Timwas) Bank Century.
Anggi Oktarinda
Anggi Oktarinda - Bisnis.com 19 Februari 2014  |  14:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Wakil Presiden Boediono tetap pada pendiriannya untuk tidak menghadiri panggilan Tim Pengawas Kasus (Timwas) Bank Century.

Juru Bicara Wakil Presiden Yopie Hidayat mengatakan sikap Boediono untuk tidak menghadiri panggilan Timwas Century DPR RI sudah jelas.

Menurut Yopie, persoalan politik skandal Bank Century sudah selesai di tingkat legislatif. Saat ini, ujarnya, Wapres menyerahkan penanganan persoalan Century kepada lembaga hukum, dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mestinya itu sudah clear. Pak Boediono juga sudah memberikan keterangan kepada KPK, lebih dari sekali bahkan dua kali. Kalau pansus ingin tahu lebih jauh mengenai hasil pemeriksaan, silahkan saja dipanggil KPK-nya. Tanya KPK hasil pertemuan itu,” katanya di Jakarta, Rabu (19/2/2014).

Dia melanjutkan apabila KPK yang meminta Wapres untuk memberikan keterangan di hadapan pengadilan, maka hal itu tentu akan dipertimbangkan dengan serius.

“Siapapun yang dimintai keterangan di pengadilan, itu adalah kewajiban Warga Negara. Tentu saja Wapres akan mempertimbangkan dengan serius. Beliau berkali-kali menyampaikan sangat ingin membantu masalah ini,” katanya.

Bukan kali ini saja Boediono menolak hadir memenuhi panggilan Timwas Century. Sebelumnya, DPR pernah memanggil Boediono untuk hadir pada 18 Desember 2013. Akan tetapi, ketika itu Boediono memilih tidak hadir dengan alasan menganggap proses politik di DPR sudah selesai dan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

boediono timwas century
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top