Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemendagri Tinjau Daerah Otonomi Baru Renah Indojati

Tim Observasi Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri melakukan peninjauan langsung Renah Indojati untuk menilai kelayakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dari kabupaten induk Pesisir Selatan, Sumatra Barat.
Proses DOB Renah Indojati bisa berjalan mulus, sebab setelah mandek selama 13 tahun, tapal batas antara Provinsi  Sumbar dan Bengkulu bisa dituntaskan. /bisnis.com
Proses DOB Renah Indojati bisa berjalan mulus, sebab setelah mandek selama 13 tahun, tapal batas antara Provinsi Sumbar dan Bengkulu bisa dituntaskan. /bisnis.com

Bisnis.com, PADANG – Tim Observasi Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri melakukan peninjauan langsung Renah Indojati untuk menilai kelayakan Daerah Otonomi Baru (DOB) dari kabupaten induk Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sumatra Barat Syafrizal Ucok mengatakan tim dari Kementerian Dalam Negeri sudah datang untuk meninjau kesiapan dan kelengkapan persyaratan pemekaran daerah baru, Renah Indojati.

“Ada tiga orang dari Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri yang melakukan observasi lapangan ke wilayah calon DOB. Mereka sudah berada di Padang kemarin, hari ini mereka langsung menuju lokasi,” katanya kepada Bisnis.com, Selasa (11/2/2014).

Dia menyebutkan rombongan dari Kemendagri adalah Turman Sitorus, Kasi Wilayah I B Direktorat Penataan Daerah Otsus dan DPOD Ditjen Otda. Serta dua orang staf Subdit Penataan Daerah Wilayah I Direktorat Penataan Daerah, Otsus dan DPOD Ditjen Otda.

Menurutnya, dalam faksimili yang diterima Pemprov Sumbar dari Kemendagri disebutkan bahwa kegiatan peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat kerja pemerintah dengan Komisi II DPR RI dan DPD RI pada 3 Februari 2014. Raker tersebut terkait RUU usul inisiatif DPR RI tentang pembentukan 65 DOB.

“Maka dalam rangka melengkapi  persyaratan calon DOB yang telah disampaikan, pada tahap awal pemerintah akan melakukan observasi lapangan,” ujar Syafrizal.

Kunjungan tersebut, berisi tiga agenda. Pertama, pertemuan dengan Bupati Pessel didampingi Sekda, Kepala Bappeda, Kepala Bagian Pemerintahan serta Kepala SKPD terkait. Pertemuan itu dimaksudkan untuk mengklarifikasi data calon DOB di Kantor Bupati Pessel.

Kedua, selanjutnya dilakukan peninjauan lapangan ke Tapan, sebagai calon ibukota DOB Kabupaten Renah Indojati.

Ketiga, keabsahan hasil observasi dibuktikan dengan penandatanganan langsung berita acara observasi lapangan antara Bupati daerah induk (Pessel) dengan tim observasi yang disaksikan oleh pejabat Pemprov Sumbar.

Proses DOB Renah Indojati bisa berjalan mulus, sebab setelah mandek selama 13 tahun, tapal batas antara Provinsi  Sumbar dan Bengkulu bisa dituntaskan. Renah Indojati akan berbatasan langsung dengan Kabupaten Muko Muko, Bengkulu. Secara administratif persoalan tersebut tuntas dan tidak hambatan soal perbatasan untuk pemekeran.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Heri Faisal
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper