Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KBS: Harimau Putih Mati, Bangkainya Dibakar

Sekitar 84 satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang sempat dikabarkan sakit, cacat dan berusia tua akhirnya mati satu demi satu.
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 07 Februari 2014  |  15:38 WIB
Harimau-Putih  - ilustrasi/desktopas.com
Harimau-Putih - ilustrasi/desktopas.com

Bisnis.com, SURABAYA – Sekitar 84 satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang sempat dikabarkan sakit, cacat dan berusia tua akhirnya mati satu demi satu.

Seekor harimau putih Benggala dari India bernama Candrika pada Kamis (6/2/2014) pukul 20.22 WIB mati lantaran sakit yang dideritanya sejak beberapa bulan terakhir.

Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS Agus Supangat mengatakan harimau berusia 17 tahun ini memang sudah tua karena usia harapan hidup adalah 15 tahun.

“Dia sudah dirawat sejak 23 Januari karena memang kondisinya yang lemah akibat gangguan lidah rusak dan karang gigi,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Jumat (7/2/2014).

Agus menjelaskan satwa liar itu umumnya mengkonsumsi makanan atau daging sebanyak 5kg-6kg per hari, hanya saja karena mengalami gangguan lidah, Candrika tidak mampu makan dan hanya bisa makan 2 kg daging.

“Setelah mati langsung dilakukan otopsi pada malam itu juga, dan tim medis memutuskan untuk membakar bangkai harimau tersebut,” imbuh Agus.

Liang Kaspe, Direktur Operasional KBS, mengatakan tim medis memutuskan untuk membakar bangkai Candrika agar meninggalkan bau dan polusi serta dikhawatirkan memiliki penyakit menular dan bisa membahayakan lingkungan.

“Tindakan kedua KBS kalau ada satwa yang mati adalah mengawetkan tulang atau kulitnya, salah satunya untuk edukasi,” ujarnya.

Kini koleksi KBS berupa harimau putih tersisa 5 ekor, sebanyak 3 ekor di antaranya berkelamin betina dan 2 ekor lainnya adalah jantan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kbs Harimau Putih
Editor : Fatkhul-nonaktif

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top