Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumut Suntik Modal Rp100 Miliar ke Bank Sumut

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengucurkan modal Rp100 miliar untuk PT Bank Sumut sebesar Rp100 miliar melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2013.
Sukirno
Sukirno - Bisnis.com 25 November 2013  |  12:33 WIB

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara mengucurkan modal Rp100 miliar untuk PT Bank Sumut sebesar Rp100 miliar melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2013.

P-APBD yang diajukan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sebagai pemegang saham pengendali (PSP) Bank Sumut telah disetujui oleh DPRD Sumut sebesar Rp9,11 triliun. Salah satu pos pengeluaran pembiayaan daerah salah satunya dialokasikan untuk penyertaan modal modal bagi Bank Sumut sebesar Rp100 miliar.

Adapun pengeluaran pembiayaan sebesar Rp443,36 juta dianggarkan untuk pembayaran utang kepada pihak ketiga dan Bank Sumut, sehingga jumlah keseluruhan pengeluaran pembiayaan dalam P-APBD sebesar Rp100,44 miliar.

"Rencana penyertaan modal sudah lama, tahun lalu kami sudah tidak menyertakan modal dan sudah direkomendasikan," ungkapnya kepada Bisnis, Minggu (24/11/2013).

Menurutnya tidak dilakukannya penyertaan modal untuk Bank Sumut pada tahun lalu telah dievaluasi bersama dengan DPRD Sumut. Untuk itu, setelah diketahui tidak ada eksekusi dalam penyertaan modal itu, pada P-APBD selanjutnya dilakukan evaluasi.

Achmad Fauzi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IX Sumut dan Aceh, mengatakan penambahan modal dari PSP akan berdampak positif bagi perkembangan Bank Sumut.

Dia mengatakan modal bagi Bank Sumut dapat berfungsi sebagai penahan (bumper) karena dengan permodalan yang kuat, Bank Sumut dapat melakukan ekspansi usaha dengan lebih gencar dari sebelumnya.

"Tapi perhatikan juga ekspansinya harus hati-hati. Dengan bumper kuat bank akan lebih leluasa, karena setiap ekspansi yang dilakukan harus ada yang menjaga yakni modal," paparnya.

Selain itu, sambungnya, Capital Aset of Ratio (CAR) Bank Sumut juga harus dijaga, mengingat selama ini, perkembangan asset Bank Sumut telah menunjukkan pertumbuhan positif. Saat ini, modal yang dimiliki oleh Bank Sumut telah berada di atas ketentuan yang diberlakukan oleh BI.

Esther Junita Ginting, Direktur Pemasaran Bank Sumut, enggan berkomentar terkait penambahan modal oleh PSP. Sebagai satu-satunya direksi Bank Sumut definitif, Ester tidak mau menginformasikan rencana ekspansi usai ditambah modal.

"Kami belum bisa berkomentar, kalau sudah ada secara resmi baru kami bisa berkomentar," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank sumut pemprov sumut kota medan dirut bank sumut
Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top