Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sektor Manufaktur dan Jasa China Menguat, Ini Datanya

Para pemimpin Partai Komunis China akan menggelar pertemuan tingkat tinggi pada 11-12 November untuk menentukan berbagai kebijakan di tengah perbaikan kondisi ekonomi n
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 04 November 2013  |  07:53 WIB

Bisnis.com, JAKARTA— Para pemimpin Partai Komunis China akan menggelar pertemuan tingkat tinggi pada 11-12 November 2013 untuk menentukan berbagai kebijakan di tengah perbaikan kondisi ekonomi akibat membaiknya dana sektor manufaktur dan jasa.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) non-manufaktur meningkat ke level tertinggi tahun ini sebagaimana tercatat selama Oktober, menurut laporan pemerintah kemarin. Peningkatan itu seiring dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dari perkiraan pada dua indeks manufaktur pekan lalu.  

Isyarat berlanjutnya pertumbuhan ekonomi di negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua dunia itu akan memberikan kepercayaan diri yang tinggi bagi Presiden Chinba Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang dalam melakukan reformasi.

Pada waktu bersamaan pertumbuhan kredit yang sangat tinggi telah meningkatkan utang pemerintah lokal. Selain itu momentum ekspor yang lemah kemungkinan akan memperkuat pemulihan setelah dua triwulan mengalami penurunan.

“Momentum pertumbuhan akan relatif tinggi selama triwulan keempat,” ujar Lu Ting, Kepala Bagian ekonomi China pada Bank of America Corp. di Hong Kong sebagaimana dikutip Bloomberg, Senin (4/11/2013).

Menurutnya, pemerintah akan mengurangi retorika pro terhadap pertumbuhan. Namun demikian tidak ada tanda pengetatan kebijakan moneter yang signifikan karena para pemimpin itu masih butuh stabilitas ekonomi dan keuangan untuk memperkuat basis kekuasaannya.

Lu memperkirakan produk domestik bruto akan naik 7,7% pada triwulan keempat dibandingkan tahun sebelumnya atau turun dari 7,8% selama periode Juli-September.

PMI non-manufaktur naik ke 56,3 selama Oktober dari posisi 55,4 selama September, menurut Biro Statistik Nasional dan Federasi Logistik dan Pembelian kemarin. Angka di atas 50 menunjukkan terjadi ekspansi.

Sementara itu, HSBC Holdings Plc dan Markit Economics baru akan mengeluarkan data sektor jasa PMI untuk Oktober, besok. Indeks turun ke 52,4 selama September dari 52,8 selama Agustus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi china membaik pengusaha china china

Sumber : Bloomberg

Editor : John Andhi Oktaveri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top