Hilmi Aminuddin Pernah Minta Bantuan Chairul Tanjung Soal Daging

Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin mengaku pernah meminta pengusaha Chairul Tandjung untuk menyamapikan keluhannya kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa, terkait kasus beredarnya daging tikus dan celeng di Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Oktober 2013  |  00:50 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin mengaku pernah meminta pengusaha Chairul Tandjung untuk menyamapikan keluhannya kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa, terkait kasus beredarnya daging tikus dan celeng di Indonesia.

Hal itu disampaikan Hilmi dalam keterangannya sebagai saksi untuk terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Senin (21/10/2013).

Menurut pengakuan Hilmi, keluhan itu disampaikannya ketika Chairul Tandjung datang ke rumahnya. Alasannya, karena dirinya sulit menemui langsung Hatta Rajasa untuk menyampaikan hal tersebut.

Meski demikian, dia tidak menjelaskan maksud kedatangan Ketua Kawasan Ekonomi Nasional (KEN) itu ke rumahnya tersebut. "Iya saya minta Pak Chaerul Tandjung sampaikan pada Hatta Rajasa, dan dia bilang bisa," ujar Hilmi.

Menurutnya, upaya meminta bantuan itu juga sudah disampaikan kepada mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Namun, Hilmi membantah Mentan Suswono pernah mendatangi rumahnya itu, dan khusus membahas mengenai pengaturan impor daging sapi di Kementerian Pertanian itu.

Dia juga mengaku tidak kenal dengan Direktur PT Indoguna Utama, Maria Elda Adiningrat, yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus suap Impor daging tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hilmi aminuddin, suap impor daging

Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top