Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Yudi Setiawan: Banyak Sumbang Dana ke Anggota PKS

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur PT Cipta Inti Parmindo Yudi Setiawan mengaku banyak "menyumbang" dana pada anggota Partai Keadilan Sejahtera melalui Ahmad Fathanah, tersangka suap pengaturan daging impor di Kementerian Pertanian.

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur PT Cipta Inti Parmindo Yudi Setiawan mengaku banyak "menyumbang" dana pada anggota Partai Keadilan Sejahtera melalui Ahmad Fathanah, tersangka suap pengaturan daging impor di Kementerian Pertanian.

Pernyataan itu disampaikan Yudi saat menjadi saksi di persidangan Tipikor dengan terdakwa Ahmad Fathanah, dengan kasus suap pengaturan daging impor di Kementerian Pertanian, hari ini Kamis (03/10).

Menurutnya, sumbangan itu mulai diberikan setelah dirinya berkenalan dengan Fathanah Juni 2012 lalu. Saat itu, dirinya dikenalka oleh suami Elda Deviani Adiningrat, dengan disebutkan sebagai "orangnya" Menteri Pertanian.

Bahkan, dirinya mengaku pernah memberi uang senilai Rp250 juta kepada Luthfi Hasan Ishaaq, melalui Fathanah, namun kemudian dikembalikan.

Yudi juga mengaku pernah menyetor uang senilai Rp450 juta pada Luthfi Hasan Ishaaq, yang disebutkannya untuk kegiatan pencalonan Hidayat Nur Wahid dalam Pilgub Jakarta  2012, dan Rp500 juta untuk kegiatan Pilgub Jabar.

Kemudian, katanya, dia juga pernah menyumbang uang Rp1 miliar untuk kunjungan kerja anggota DPR fraksi PKS ke Istanbul tahun 2012 lalu, serta Rp2 miliar untuk dana THR anggota DPR tersebut, yang diserahkan pada Agustus 2013. "THR diambil Fathanah di apartemen saya," ujar Yudi dalam kesaksiannya.

Dia menjelaskan sepengatahuannya, PKS memang tengah menggalang dana senilai Rp2 triliun dari tiga Kementerian. Yaitu Kementerian Pertanian, Kemenkominfo dan Kementerian Sosial. Angka tersebut, berdasarkan kebutuhan anggaran PKS yang mencapai sekitar Rp8 miliar per bulannya.

Yudi Setiawan dihadirkan dalam sidang tersebut karena diduga mengetahui kegiatan suap yang dilakukan melalui Ahmad Fathanah, selain juga sebagai salah satu pemberi dana.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper