Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

8 Kepala Daerah yang Jadi Caleg Diminta Segera Berhenti

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri meminta DPRD segera memproses pemberhentian 8 kepala daerah yang terdaftar sebagai calon anggota legislatif.
Demis Rizky Gosta
Demis Rizky Gosta - Bisnis.com 12 September 2013  |  15:58 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri meminta DPRD segera memproses pemberhentian 8 kepala daerah yang terdaftar sebagai calon anggota legislatif.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan ada 9 kepala daerah yang masuk dalam daftar calon tetap Pemilu Legislatif 2014.

Sampai saat ini, lanjutnya, 8 dari 9 kepala daerah tersebut belum mengundurkan diri dari jabatannya.

"[Walikota] Tanggerang sudah berhenti, sudah saya teken. Tinggal 8 orang akan kami kirim surat ke DPRD," katanya di Kompleks Kantor Kepresidenan, Kamis (12/9/2013).

Dia menjelaskan pemerintah pusat tidak bisa memberhentikan para kepala daerah tersebut tanpa keputusan DPRD.

"Harus ada DPRD, pemberhentian melalui sidang dewan, kita desak DPRD segera rapatkan," kata Gamawan.

Pasal 51 ayat (2) UU no. 8/2012 tentang Pemilu dan Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah no. 18/2013 mengharuskan kepala daerah yang mencalonkan diri menjadi anggota parlemen, mundur.

Kepala daerah yang masuk di dalam DCT Pemilu 2014 adalah Walikota Tanggerang Wahidin Halim, Wakil Bupati Ogan Komering Ilir, Engga Dewata Zainal, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Badrul Munir, dan Bupati Klungkung Wayan Candra.

Selain itu, ada juga Wakil Bupati Lombok Timur Syamsul Luthfi, Bupati Belitung Dharimansyah Husen, Bupati Nagekeo Johannes Samping Aoh, dan Walikota Kotamobagi Djelantik Mokodompit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemilu legislatif bupati walikota gamawan fauzi menteri dalam negeri kepala daerah
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top