Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Imigran Gelap Tenggelam, 15 Orang Meninggal

Bisnis.com, JAKARTA - Tim SAR Polri dan masyarakat menemukan 204 penumpang terkait dengan insiden tenggelamnya kapal imigran gelap asal Timur Tengah pada Rabu (24/7/2013), di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Jawa Barat.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 26 Juli 2013  |  16:14 WIB
Kapal Imigran Gelap Tenggelam, 15 Orang Meninggal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim SAR Polri dan masyarakat menemukan 204 penumpang terkait dengan insiden tenggelamnya kapal imigran gelap asal Timur Tengah pada Rabu (24/7/2013), di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Jawa Barat.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto memaparkan mereka terdiri dari 15 orang meninggal dunia dan 189 lainnya selamat.

Korban yang selamat telah dievakuasi di tempat penampungan sementara di Cianjur dan Sukabumi untuk diperiksa lebih lanjut.

Sementara itu, korban yang tewas dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk pemeriksaan medis berupa identifikasi DNA, odontologi, dan sidik jari.

“Ini agar bila ada pihak keluarga yang akan mengambil jenazah melalui kedutaan akan lebih mudah,” katanya, Jumat (26/7/2013).

 Sebelumnya, kapal imigran gelap karam di Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan,  Jabar, Rabu (24/7) sekitar pukul 03.00 WIB, akibat terhempas ombak besar sehingga kapal pecah.

Kapal diduga membawa muatan yang melebih kapasitas. Standarnya 150 orang, tetapi memuat penumpang lebih dari itu. Sebanyak 204 orang imigran gelap itu berasal dari Bahrain, Bangladesh, Irak, Iran, dan Srilanka demi menuju Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cianjur imigran gelap kapal tenggelam
Editor : Sepudin Zuhri
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top