Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

80 Imigran Gelap Ditangkap Di Bali

BISNIS.COM, JAKARTA - Kepolisian Daerah Bali mengamankan 80 orang imigran gelap asal Timur Tengah di kawasan perairan Selat Badung atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Benoa, Denpasar."Sekitar pukul 05.00 Wita petugas kami melakukan patroli. Karena terlihat
Peni Widarti
Peni Widarti - Bisnis.com 12 Mei 2013  |  14:26 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Kepolisian Daerah Bali mengamankan 80 orang imigran gelap asal Timur Tengah di kawasan perairan Selat Badung atau sekitar satu mil dari Pelabuhan Benoa, Denpasar.

"Sekitar pukul 05.00 Wita petugas kami melakukan patroli. Karena terlihat mencurigakan, maka petugas kami mengamankan penumpang dan perahu tersebut," kata Kabid Humas Polda Bali Komisaris Besar Hariadi di Denpasar, Minggu (12/5/2013).

Dia menerangkan puluhan imigran gelap tersebut menumpang di sebuah perahu kayu tradisional tanpa nama dan tidak dilengkapi dengan dokumen perjalanan.

Pihaknya saat ini tengah mengidentifikasi para imigran gelap tersebut, tapi tak seorang dari mereka yang memberikan keterangan.

"Di kapal itu ada dua orang anak buah kapal, tetapi mereka tidak bisa menunjukkan dokumen dan tak ada satu pun dari mereka yang memberikan keterangan, itulah kendalanya," ujarnya kepada Antara.

Selain itu, tidak semua penumpang gelap tersebut yang bisa berbahasa Inggris sehingga menyulitkan pihak kepolisian dan Imigrasi untuk mengidentifikasi mereka.

Hingga saat ini polisi belum mengetahui kemana tujuan dan asal puluhan imigran gelap itu.

Berdasarkan informasi sementara, imigran gelap yang terdiri dari pria dan wanita dewasa serta sejumlah anak-anak itu berasal dari Turki, Suriah, dan Iran. Diperkirakan mereka akan menuju Australia untuk mencari suaka. (msb)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

imigran gelap pencari suaka unhcr
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top