Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PLTS: KPK Korek NENENG Untuk Ketahui Keterlibatan ANAS

BISNIS.COM, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan memeriksa Neneng Sri Wahyuni terdakwa kasus korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga  Surya (PLTs) di Kemenakertransi 2008, untuk kasus dugaan penerimaan hadiah dan atau janji dengan
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 06 Maret 2013  |  12:38 WIB
KORUPSI PLTS: KPK Korek NENENG Untuk Ketahui Keterlibatan ANAS
Bagikan

BISNIS.COM, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi dijadwalkan memeriksa Neneng Sri Wahyuni terdakwa kasus korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga  Surya (PLTs) di Kemenakertransi 2008, untuk kasus dugaan penerimaan hadiah dan atau janji dengan tersangka Anas Urbaningrum.

"NSW akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka AU," ujar Kepala Bagian Informasi dan Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Rabu.( 6/2)

Selain itu, KPK juga dijadwalkan memanggil tiga orang lainnya untuk tersangka yang sama. Mereka adalah, Safri (swasta), Muhammad Ihsan (wiraswasta), dan Martinus (wiraswasta).

Neneng merupakan Direktur Keuangan di PT Permai Grup, perusahaan suaminya yaitu M Nazaruddin. KPK menduga Neneng tahu mengenai aliran dana Hambalang yang berkaitan dengan perusahaan tersebut.

Sebelumnya, KPK menetapkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menjadi tersangka dalam kasus proyek "sport center" Hambalang.

"Gelar perkara yang dilakukan beberapa kali, dan hari ini dugaan penerimaan hadiah atau janji berkenaan dengan pembangunan Hambalang dan atau proyek lainnya dan menetapkan AU sebagai tersangka," tutur jubir KPK Johan Budi.

Menurut Johan, Anas diduga melanggar tindak pidana korupsi dalam kaitannya sebagai anggota DPR RI sebelum menjadi Ketum Partai Demokrat. (Antara/if)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anas hambalang neneng

Sumber : Newswires

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top