Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MODAL VENTURA: PMVD Usulkan Kelola Dana Kemitraan BUMN

SURABAYA--Asosiasi Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) mengusulkan agar pemerintah, melalui Kementerian BUMN,  mendorong penggunaan sebagian dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) perusahaan pelat merah agar dialokasikan sebagai sumber

SURABAYA--Asosiasi Perusahaan Modal Ventura Daerah (PMVD) mengusulkan agar pemerintah, melalui Kementerian BUMN,  mendorong penggunaan sebagian dana program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) perusahaan pelat merah agar dialokasikan sebagai sumber dana jangka panjang bagi PMVD.Ketua Asosiasi PMVD Fajar Hutomo mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk mendorong agar bisnis PMVD kembali ke bisnis penyertaan modal. Selama ini, lanjutnya, PMVD tidak memiliki sumber pendanaan jangka panjang sehingga bisnis intinya pun beralih ke pembiayaan kredit jangka pendek."Kami pada awalnya ingin pembiayaan jangka panjang tapi karena infrastruktur-nya tidak mendukung dan tidak ada policy yang jelas, akhirnya kami masuk ke pembiayaan jangka pendek," katanya kepada Bisnis, Senin (29/10).Dia mengungkapkan sumber pendanaan PMVD saat ini berasal dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI), Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), dan perbankan, yang semuanya bersifat jangka pendek. "Akhirnya, semua PMVD di seluruh provinsi dipaksa beralih ke fungsi bank kredit jangka pendek," ujarnya.Menurutnya, saat ini Indonesia tidak memiliki kebijakan instrumen pendanaan jangka panjang yang bisa diakses oleh PMVD dalam rangka menjalankan bisnis penyertaan modal kepada usaha kecil menengah (UKM)."Sumber pendanaan jangka panjang yang memungkinkan saat ini adalah dana PKBL BUMN yang nilainya cukup besar. Itu [PKBL] kan tidak mengganggu APBN dan hanya tergantung ketentuan Kementerian BUMN," tuturnya.Fajar mengatakan sebenarnya banyak potensi usaha yang bisa digarap oleh PMVD terutama industri kreatif berbasis teknologi. "Usaha-usaha awal dari penemuan itu pasti nggak punya aset yang nggak mungkin perbankan masuk. Jadi perlu ada modal ventura."Di Indonesia, lanjutnya, banyak para penemu ide-ide kreatif akhirnya memilih bekerja di perusahaan multinasional lantaran tidak ada fasilitas pendanaan yang bisa mereka akses. "Akhirnya kan sekarang banyak ventura asing yang masuk dengan dukungan modal yang kuat dari pemegang sahamnya."  (if) 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro