Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SBY: Hentikan segala bentuk separatisme

MAGELANG: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, segala bentuk separatisme di Indonesia harus dihentikan karena bisa mengancam keutuhan bangsa.Yang namanya mau merdeka keluar dari NKRI itu bukan 'freedom of speech', itu separatis,

MAGELANG: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, segala bentuk separatisme di Indonesia harus dihentikan karena bisa mengancam keutuhan bangsa."Yang namanya mau merdeka keluar dari NKRI itu bukan 'freedom of speech', itu separatis, harus dihentikan," kata Yudhoyono saat memberikan pembekalan kepada Calon Perwira Remaja Akademi TNI dan Polri Tahun 2012 di Akademi Militer, Magelang, Rabu malam (11/07).Yudhoyono menjelaskan hal itu untuk menjawab pertanyaan salah satu taruna tentang dilema yang sering dihadapi TNI dan Polri saat bertugas. Mereka sering dihadapkan pada dua pilihan sulit, yaitu menjalankan tugas dan dituding melakukan pelanggaran HAM.Khusus untuk aksi separatis, Yudhoyono meminta aparat bertindak tegas. Meski demikian, dia tetap meminta aparat untuk berhati-hati supaya tidak melanggar HAM. Yudhoyono memberi contoh pendekatan yang dilakukan terhadap Papua.Daerah itu sering disebut sebagai salah satu basis gerakan separatis. Pemerintah menindak tegas gerakan tersebut. Namun demikian, pemerintah tidak pernah menggelar operasi militer besar-besaran. "Pemerintah menggunakan pendekatan kemasyarakatan," katanya.Presiden berbicara di hadapan 836 Taruna Akademi TNI (Akmil, AAL dan AAU) serta Taruna Akpol Tingkat IV. Mereka telah menyelesaikan pendidikan dan menjadi calon perwira remaja.Pada Kamis pagi, Yudhoyono akan melantik mereka menjadi perwira TNI berpangkat Letnan Dua (Letda) dan perwira Polri berpangkat Inspektur Dua Polisi (Ipda). (Antara/Bsi)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor
Sumber : Newswire

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro