Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kelompok Pepi terus dicari

JAKARTA: Jajaran Kepolisian terus melakukan penyisiran pada sejumlah keberadaan bahan peledak dan oknum lain yang diduga tergabung dalam kelompok Pepi Fernando di Aceh. Kemarin, tim penjinak bom Gegana Polda Aceh dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes

JAKARTA: Jajaran Kepolisian terus melakukan penyisiran pada sejumlah keberadaan bahan peledak dan oknum lain yang diduga tergabung dalam kelompok Pepi Fernando di Aceh. Kemarin, tim penjinak bom Gegana Polda Aceh dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap enam lengkap dengan satu goni bahan pembuat bom diamankan di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar, Rabu (27/4) sekitar pukul 05.00 WIB.Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Mabes Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar, mengatakan penangkapan keenam orang yang diduga tergabung dalam kelompok Pepi itu berdasar pengembangan dari keterangan sejumlah tersangka dan saksi yang sudah diperiksa. "Pemeriksaan keenamnya masih berlangsung di Polda Aceh," katanya di Mabes Polri, hari ini.Enam pria yang dibekuk itu yakni J, 28, warga Bogor; MNS, 20, asal Lhokseumawe; M, 25, warga Banda Aceh; MA, 24, warga Aceh Tamiang; MFM, 33, warga Aceh Tamiang; dan SH, 23, warga Aceh Tamiang.Berdasarkan keterangan, keenam terduga dan bahan peledak itu diaman dari kebun milik Muhammad Fadil, warga Aceh yang ditangkap bersama Pepi Fernando di kawasan Banda Aceh. Fadil diduga membantu pendanaan aksi teror bom. "Fadil ditangkap dengan Pepi dan satu rekan lainnya."Boy mengatakan, barang bukti di kebun Fadil cukup banyak. Tim mengamankan sulfur, potasium, nitrat, belerang dan beberapa bahan peledak yang saat ini sedang diteliti. Bahan baku bom itu bersifat siap dirakit untuk digunakan sebagai bahan campuran dari black powder. "Ada sebagian yang sudah digunakan. Sebagian ada yang tidak utuh lagi."Pemeriksaan pada keenam terduga pelaku dan barang bukti digunakan untuk mengungkap jaringan kelompok sekaligus penopang dana terhadap kepemilikan bahan peledak. "Karena itu penyidik merasa perlu mengamankan dan meneliti lebih lanjut."Menurut informasi, J merupakan teman Pepi yang sama-sama datang dari Jakarta. Dia berhasil melarikan diri saat penggerebekan rumah Fadil di kawasan Banda Aceh. Sedangkan lima warga Aceh tersebut belum diketahui keterlibatan mereka dengan jaringan teroris. (ea)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : News Editor

Topik

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro