Bisnis Indonesia - bisnis.com
Minggu, 19 April 2015

Penduduk Usia Produktif Indonesia Capai 44,98%

Rahmayulis Saleh Jum'at, 23/08/2013 19:26 WIB
Penduduk Usia Produktif Indonesia Capai 44,98%

Bisnis.com, JAKARTA-- Indonesia saat ini memiliki penduduk yang besar, sekitar 251 juta jiwa. Penduduk usia produktif (15-64 tahun) sekitar 44,98%. Proporsi penduduk usia produktif ini akan terus meningkat sampai 2025.

 "Secara demokrafis, besarnya proporsi penduduk usia produktif tersebut, merupakan potensi bagi pembangunan. Karenanya disebut Indonesia sedang menikmati bonus demokrafi sampai dengan akhir 2025," kata Menko Kesra Agung Laksono, di Jakarta, Kamis (22/8/2013).

 Dalam Seminar Internasional Mengoptimalkan Manfaat Bonus Demografi untuk Kemajuan Bangsa dan Kesejahteraan Penduduk, yang diadakan oleh BKKBN, LIPI, dan Asosiasi Profesor Indonesia (API) tersebut, Menko Kesra mengatakan bahwa bonus demografi itu tidak serta merta menjadikan sumberdaya pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan.

"Beberapa prasyarat harus dipenuhi. Penduduk harus berkualitas, terserap dalam pasar kerja, meningkatnya tabungan di tingkat rumahtangga, serta meningkatnya perempuan yang masuk dalam pasar kerja," kata Agung.

Menurutnya, empat prasyarat itu menjadi perhatian pemerintah. Skala prioritas RPJM ke-2 (2010-2014), ditujukan untuk lebih memantapkan penataan kembali Indonesia di segala bidang, dengan menekankan pada upaya peningkatan kualitas SDM, termasuk pengembangan kemampuan Iptek serta penguatan daya saing perekonomian.

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Fasli Jalal, mengatakan kurangnya perhatian terhadap program kependudukan, khususnya KB akhir-akhir ini, akan berdampak secara jangkap panjang terhadap pendudukan.

 Fasli menyebutkan hal itu ditunjukkan dengan fakta tidak turunnya angka TFR selama 10 tahun terakhir.

Dikaitkan dengan bonus demografi, katanya, masih tingginya tingkat kelahiran dalam periode tertentu, akan berdampak terhadap membesarnya jumlah beban yang harus disediakan dalam segala bidang bagi kelompok usia yang belum produktif (usia dibawah 15 tahun).

 Secara demografis, lanjutnya, besarnya proporsi usia produktif tersebut seharusnya menjadi potensi bagi pembangunan. Indonesia kini tengah menikmati bonus demografi sampai dengan 2030.

 Setelah itu, tambahnya, secara perlahan bonus itu akan hilang, karena semakin membesarnya proporsi penduduk usia lanjut (65 tahun ke atas). Diperkirakan pada pertengahan 2020-2030, Indonesia akan menikmati puncak window of opportunity, dimana rasio ketergantungan mencapai angka terendah yakni 44%-46%.

Apps Bisnis.com available on:    
Ayo cek artikel "Writing Contest: Hemat Energi Secara Total" berhadiah hampir Rp100 juta yang lolos seleksi tahap awal di sini! Share artikel favorit Anda dan vote sebanyak-banyaknya!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!
more...