Bisnis.com, JAKARTA — Komisi X DPR RI mengungkap penyebab anggaran tunjangan kinerja (tukin) dosen perguruan tinggi tidak masuk dalam pagu anggaran 2025.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS Ledia Hanifa Amaliah menuturkan mulanya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, baru mengeluarkan peraturan menteri yang berisi pemberian tukin pada dosen.
Adapun, peraturan tersebut baru keluar pada 11 Oktober 2024, yakni beberapa minggu sebelum Nadiem lengser dari jabatannya. Maka demikian, pada saat itu pula pembahasan anggarannya belum masuk dalam pagu anggaran 2025.
Namun di satu sisi, Ledia menyebut ketika surat atau peraturan menteri soal tukin dosen keluar, maka para dosen itu menganggap harusnya itu sudah dibayarkan dan malah tidak teranggarkan dengan benar.
“Maka akhirnya yang bisa dilakukan adalah memastikan bahwa ada tambahan anggaran untuk pembayaran tukin itu di ABT [Anggaran belanja tambahan]. Jadi di ABT itulah yang kemudian akan dimasukkan [anggaran tukin dosen 2025],” ujarnya saat acara media gathering di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).
Oleh sebab itu, legislator PKS ini menegaskan bahwa Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memang saat ini fokus agar tukin dosen cair tahun ini.
Baca Juga
“Makanya Pak Menteri Prof. Brian itu mengatakan kita akan fokus untuk cair di tahun ini, ya itu tadi karena sedang lobi ke Kementerian Keuangan supaya bisa masuk di ABT,” pungkasnya.
Mendiktisaintek Targetkan Tukin Dosen 2025 Cair Tahun Ini
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan akan fokus terhadap pencairan tunjangan kinerja alias tukin dosen perguruan tinggi untuk 2025.
Dia menyebut Kemendiktisaintek ingin memastikan agar pencairan dana tukin ini dapat terselesaikan, terlebih juga Komisi X DPR telah meminta bahwa tukin harus pasti cair.
“Jadi kita fokus dulu tukin yang [tahun] ini gitu ya. Saya ingin memastikan, kami dengan teman-teman di Kementerian memastikan, tadi juga dari Komisi [X DPR] meminta, ini pasti harus cair,” ujarnya seusai rapat dengan Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).
Di lain sisi, Sekjen Kemendiktisaintek Togar M. Simatupang membeberkan bahwa sebenernya anggaran tukin dosen perguruan tinggi belum masuk APBN 2025.
“Belum, karena dari awal kan begitu, tidak dianggarkan sama sekali,” tuturnya pada kesesmpatan yang sama.
Untuk itu, Togar menekankan untuk tukin pada periode-periode lalu sudah tidak bisa diselesaikan lantaran tidak pernah dianggarkan sama sekali.